in

Pria Terkapar Bersimbah Darah di Tlogosari Semarang, Diduga Korban Penganiayaan

Ilustrasi penganiayaan.

HALO SEMARANG – Seorang pria terkapar dalam keadaan bersimbah darah di Jalan Tlogosari Raya pada Minggu (23/6/2024) pagi. Korban bernama Robyadi (43) warga Semarang Timur itu diduga menjadi korban penganiayaan dengan senjata tajam oleh seseorang dan ditemukan tergeletak di pinggir jalan.

Saat ini pihak kepolisian tengah menyelidiki kejadian itu. Korban yang masih hidup kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan medis.

Kapolsek Pedurungan, Kompol Dina Novitasari mengatakan, jika pihaknya mendapat laporan warga adanya seorang pria tergeletak dengan luka bacok dan bersimbah darah pukul 05.15 WIB.

“Untuk kronologinya, awalnya ada warga melapor kemudian kami menuju ke lokasi untuk menindaklanjuti,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan bahwa korban mengalami luka bacok di bagian leher. Dari pemeriksaan sementara ternyata ada satu korban lagi bernama Bagas Putra (23) yang juga mengalami luka-luka ringan. Polisi sampai saat ini masih mendalami hubungan kedua korban.

“Satu korban mengalami luka bacok di leher dan dibawa ke RSWN dengan ambulans hebat. Korban satunya rawat jalan. Belum diketahui jelas penyebabnya,” jelasnya.

Dirinya menyebut saat ini Unit Reskrim masih melakukan pendalaman dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus tersebut.

“Unit reskrim polsek saat ini sedang mendalami, keterangan korban dua CCTV dan saksi-saksi. Pelaku dan modus masih dalam lidik,” imbuhnya.(HS)

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang: BPBD Perlu Siapkan Cadangan Suplai Air Bersih untuk Antisipasi Kekeringan

Tingkat Keterisian Kereta di Daop 4 Semarang Capai 30 Persen di Masa Libur Sekolah