in

Pria Mengaku Nabi Diamankan, Kemenag dan MUI Mediasi dan Bina Jamaah Yayasan

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi. (Foto : Kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Polisi dan Kemenag mengamankan pria yang merupakan pimpinan Pusdiklat Dai di di Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buahbatu, Bandung, yang mengaku sebagai nabi ke-28. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, meminta warga agar tidak main hakim sendiri, berkaitan dengan kasus ini.

Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan Kemenag Bandung bersama aparat, MUI, dan tokoh masyarakat sudah mengambil langkah antisipasi. Mereka sudah berkoordinasi, untuk mengambil langkah terbaik dalam menyelesaikan persoalan ini.

“Untuk menghindari terjadinya konflik,  delapan Pengurus Yayasan telah diamankan pihak berwenang. KUA Kementerian Agama, bersama pihak kecamatan dan Polsek setempat, juga telah melakukan mediasi antara warga dan jamaah yayasan, untuk mengambil langkah terbaik bagi penyelesaian masalah ini. Masyarakat diharap tenang dan menyerahkan masalahnya kepada aparat dan pihak yang berwenang,” ujar Wamenag di Jakarta, seperti dirilis Kemenag.go.id.

Dia mengatakan pengurus yayasan sudah diperiksa aparat. Kemenag, MUI, dan tokoh masyarakat, juga memberikan pembinaan kepada jemaah yayasan tersebut.

“Warga diharapkan tidak melakukan hal-hal yang bersifat main hakim sendiri,” sambungnya.

Wamenag mengaku prihatin dengan munculnya pemahaman yang menyimpang dari pokok ajaran Islam. Salah satunya terkait konsep kenabian. Islam meyakini Muhammad Saw, adalah penutup para nabi dan rasul.

Wamenag mengajak umat belajar agama dari para tokoh, guru, ustaz, ulama yang tepat. Sehingga, mereka bisa mendapatkan pemahaman ajaran Islam yang benar, sesuai Al-Quran dan Sunnah Rasulullah.

“Penyuluh agama KUA kecamatan setempat, sudah kami minta melakukan mitigasi dan berkoordinasi dengan MUI dan tokoh agama, untuk bersama-sama melakukan pembinaan kepada eks jamaah yayasan tersebut, agar mereka memperoleh pencerahan dan terhindar dari penyimpangan ajaran Islam,” jelasnya.

Zainut Tauhid mengajak umat Islam untuk mempelajari agama ini secara baik dan benar. Umat bisa belajar dari para guru, ustaz, kyai, ajeuangan, dan ulama yang memiliki sanad keilmuan jelas. (HS-08)

Share This

Menkes: Berakhirnya Pandemi Bergantung pada Upaya Semua Pihak

Hari Bhayangkara ke-75, Polsek Bawang Bedah Rumah Warga