in

Pria Ini Ditangkap Karena Melakukan Upaya Penyelundupan Narkoba Ke Lapas

Purnomo Susanto (45) tersangka upaya penyelundupan barang terlarang narkotika jenis sabu-sabu ke dalam Lapas Semarang, Kamis (24/6/2021).

 

HALO SEMARANG – Petugas Lapas Semarang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang narkotika jenis sabu-sabu ke dalam lapas, Kamis (24/6/2021).

Kalapas I Semarang, Supriyanto mengungkapkan, tersangka bernama Purnomo Susanto (45) warga Bukit Manyaran Permai Blok O No.8 RT 7 RW 5, Kelurahan Sadeng, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Dia menjelaskan, upaya penyelundupan yang dilakukan tersangka melalui layanan penitipan barang Drive Thru.

Saat petugas melakukan penggeledahan barang titipan, ditemukan barang haram tersebut di dalam bungkus kacang yang dimasukkan oleh tersangka.

Dia menerangkan, saat dilakukan pengecekan barang titipan, terdapat bungkusan terselip di dalam bungkusan kacang. Setelah diteliti lebih lanjut, petugas menemukan satu paket yang diduga berisi sabu-sabu di dalam bungkusan berisi kacang tersebut.

Petugas yang menemukan barang haram tersebut, kemudian melaporkan kepada koordinator layanan kunjungan Drive Thru pada hari itu.

Tersangka kemudian diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, tersangka mengaku diminta tolong oleh istri WBP (seorang narapidana di dalam lapas), dan sudah 3 sampai 4 kali mengirimkan makanan melalui layanan penitipan barang Drive Thru ini.

“Kami sudah melaporkan ke pihak kepolisian dalam hal ini Ditresnarkoba Polda Jateng untuk ditindak lanjuti. Kami juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada petugas kami yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ini. Hal itu merupakan bukti nyata komitmen kami di Jajaran Lapas Kelas I Semarang dalam komitmen perang dan upaya memberantas narkoba,” imbuhnya.

Supriyanto menambahkan, layanan penitipan barang yang dilakukan secara Drive Thru ini adalah salah satu modus upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam Lapas Semarang.(HS)

Share This

Sekda Kendal: Desa Bisa Gunakan 8% Dana ADD Untuk Penanganan Covid-19

Hendi Tegaskan Konsep Bergerak Bersama Jadi Kunci Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi