in

Pria Asal Gunungpati Ditemukan Meninggal Di Dalam Sumur, Ini Penyebabnya

Proses evakuasi korban yang meninggal di dalam sumur milik Ida warga Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang pada Kamis (12/8/2021) sekira pukul 11.15 WIB.

 

HALO SEMARANG – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam sumur milik warga di Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Kamis (12/8/2021) sekira pukul 11.15 WIB.

Korban bernama Ngatno (50) warga RT 2 RW 2, Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, meninggal dunia lantaran terjatuh saat bekerja memperbaiki pompa yang berada di dalam sumur tersebut.

“Kedalaman sumur diperkiran 15 sampai 17 meter,” kata Kapolsek Gunungpati, Kompol Warijan kepada halosemarang.id di lokasi kejadian.

Dia menjelaskan kejadian bermula ketika korban dimintai tolong untuk membenahi pralon pompa sumur yang rusak. Namun saat sedang memperbaiki pompa tersebut, tiba-tiba ada salah satu pralon yang jatuh dan membuat korban harus mengambilnya.

“Dia (korban) berusaha mengambil pralon tersebut. Namun saat sedang berusaha ke atas lalu bilang sama saksi yang punya rumah ini ada gas bocor (di dalam sumur),” ucapnya.

Dia menyebut penyebab korban meninggal dikarenakan kebocoran dari bau gas yang sangat menyengat mengakibatkan korban susah bernapas, lalu jatuh dan meninggal di dalam sumur.

“Korban berusaha naik tapi tak kuat dan jatuh. Dimungkinkan gas dan memang korban tanpa alat pengaman jadi langsung terperosok jatuh,” bebernya.

Sementara itu, Humas Kantor SAR Semarang, M Irhan mengatakan, dari keterangan saksi, setelah jatuh korban masih sempat berusaha mengambil napas dari dalam sumur.

Namun karena di dalam air, korban mengalami lemas dan tak lama kemudian korban meninggal di dalam sumur tersebut.

“Saksi sempat melihat korban berusaha mengambil napas. Namun tak lama kemudian Pak Ngatno (korban) sudah tenggelam di dasar sumur,” pungkasnya.

Dia menerangkan, setelah mendapat informasi tersebuat pihaknya memberangkatkan 1 tim rescue dibantu oleh Tim Pemadam Kebakaran Kota Semarang untuk melakukan pertolongan diserati alat vertikal dilengkap tabung Self Contain Breating Apparatus ( SCBA).

Upaya pertolongan dengan metode lowering 1 rescuer turun dengan tali dilengkapi tabung SCBA untuk mengikat tubuh korban, selanjutnya korban ditarik dengan sistem lifting.

“Ke dalaman sumur mencapai 15 meter lebar diameter sekitar 80 centimeter. Setelah upaya tim SAR gabungan melibatkan SAR Semarang, BPBD, Pemadam kebakaran, Polsek, SARDA, Sriti, Bankom berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya dibawa ke pihak kelurga,” imbuhnya.

“Durasi evakuasi korban sekitar 10 sampai 15 menit,” tambahnya.

Perlu diketahui, korban sudah dikenal sebagai tukang perbaikan sumur atau perbaikan mesin sanyo di tempat tinggalnya.

Saudara korban, Muhson Hadi (59) mengatakan, keluarga korban menerima musibah ini dengan menandatangi surat pernyataan yang diberikan. Kemudian setelah berhasil dievakuasi korban langsung dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.

“Dimakamkan di sekitaran sini, TPU (tempat pemakaman umum) setempat pemakaman Kalisegara,” tutupnya.(HS)

Share This

Kendal Masih Berada Level 4, Begini Pesan Bupati Kendal

Kapolda Jateng Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba