in

Presiden Jokowi Anugerahkan Tanda Kehormatan Bagi 335 Tokoh

Presiden Joko Widodo menganugerahkan tanda kehormatan kepada 335 penerima, atas jasa mereka pada negara, termasuk dalam penanganan pandemi Covid-19, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (12/8). (Foto : Presidenri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Presiden Joko Widodo menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Mahaputera, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Bintang Jasa kepada 335 penerima, atas jasa-jasa mereka dalam penanganan pandemi Covid-19.

Acara penganugerahan digelar di Istana Negara, Jakarta, Kamis (12/8), dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dalam penganugerahan ini, terdapat 13 perwakilan penerima tanda kehormatan yang hadir secara fisik di Istana Negara, Jakarta. Perwakilan tersebut terdiri atas unsur mantan pejabat negara, pengusaha, ilmuwan, warga negara Indonesia (WNI), warga negara asing (WNA), para tenaga medis, dan para tenaga kesehatan.

Tanda kehormatan Bintang Mahaputera, dianugerahkan kepada 5 penerima dengan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 76/TK Tahun 2021 yang ditetapkan tanggal 4 Agustus 2021.

Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana, diberikan kepada  Almarhum Dr Artidjo Alkostar SH LLM, Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung RI Periode 2009 -2018. Selain itu juga kepada almarhum I Gede Ardika, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Periode 2000-2004.

Untuk Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Utama, diberikan kepada Antonius Sujata SH MH, Ketua Komisi Ombudsman Nasional Indonesia Periode Tahun 2000-2011.

Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Nararya, diberikan kepada dua tokoh, yakni Drs H Maradaman Harahap SH MH dan Dr (HC) Dipl Ing Jacobus Busono. Drs H Maradaman Harahap SH MH adalah anggota Komisi Yudisial RI Periode 2015-2020, Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Komisi Yudisial, dan Wakil Ketua Komisi Yudisial Paruh Kedua Periode Juni 2018-2020. Adapun Dr (HC) Dipl Ing Jacobus Busono, adalah pendiri, pemilik, dan Chairman Pura Group.

Untuk Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma, diberikan kepada almarhum RT Kusumokesowo, seniman dan pemelihara warisan budaya Jawa.

Selanjutnya, Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama, diberikan kepada empat tokoh. Mereka adalah Almarhum Drs H Rusdi Sufi, Prof Dr Dr HC mult Goldammer, Johann Georg Andreas, Ishadi SK, dan Eurico Guterres.

Almarhum Drs H Rusdi Sufi adalah Akademisi dan Pemelihara Warisan Sejarah dan Budaya Aceh. Adapun Prof Dr Dr HC mult Goldammer, Johann Georg, Andreas, adalah Direktur Global Fire Monitoring Center (GFMC), Max Planck Institute for Chemistry, Freiburg University; dan Professor for Fire Ecology and Fire Management at Freiburg University, Germany;

Nama Dr Ishadi Sutopo Kartosaputro MSc, yang turut menerima tanda kehormatan, adalah pria kelahiran di Majene, 30 April 1943, seorang pakar pertelevisian Indonesia, dan saat ini menjabat Komisaris Transmedia.

Selanjutnya, tanda jasa serupa juga diberikan kepada Eurico Guterres SE MM, Ketua Umum Uni Timor Aswa’in (UNTAS) dan Forum Komunikasi Pejuang Timor Timur (FKPTT). Eurico Guterres adalah tokoh pro integrasi Timor Timur, pernah menjabat sebagai Wakil Panglima Milisi pro-Indonesia di Timor Leste, dan anggota DPRD Timor Timur Fraksi Golkar (1999-2004).

Tanda Kehormatan Bintang Jasa Pratama, diberikan kepada dua wakil dari Almarhum Dr dr Adnan Ibrahim Sp PD dan Almarhumah Ngadiah SKM. Keduanya mewakili 256 penerima tenaga medis dan tenaga kesehatan, yang gugur dalam menangani Covid-19.

Selain itu, pemerintah juga memberikan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Nararya, kepada almarhum Soehendro SKM MKes, tenaga kesehatan yang gugur dalam menangani Covid-19. Dia mewakili 66 penerima lainnya. (HS-08).

Share This

Ekonomi Tumbuh 7 Persen Jadi Harapan Baru di Tengah Pandemi

Pimpin Patroli, Kapolsek Bojong Tekankan Prokes