in

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Kamis (25/2/2021)

Ilustrasi prakiraan cuaca.

 

HALO SEMARANG – Berdasarkan data cuaca yang diamati di Stasiun Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang tanggal 25 Februari 2021 pukul 06.00 WIB, prakiraan cuaca di Kota Semarang umumnya hujan ringan.

Angin dari arah barat dengan kecepatan 14 km/jam. Suhu udara  24,8 derajat celcius dan kelembaban udara 91 persen.

“Prakiraan cuaca Semarang potensi hujan ringan hingga sedang kadang diikuti hujan lebat sesaat pada pagi hingga sore hari, dengan karakteristik hujan yang berbeda. Angin dari arah barat daya menuju utara dengan kecepatan 10 km/jam- 25 km/jam. Suhu udara berkisar 25- 29 derajat celcius. Dan kelembaban udara berkisar 70- 95 persen,” kata Prakirawan Cuaca, Giyarto, dalam informasi BMKG Ahmad Yani Semarang, Kamis (25/2/2021).

Sedangkan untuk cuaca di Jawa Tengah, lanjut dia, pagi hari umumnya berawan. Potensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Pantura tengah dan eks-Karesidenan Pati.

Siang atau sore hingga awal malam potensi hujan ringan hingga sedang dengan waktu kejadian bervariasi.

Potensi hujan sedang sampai lebat dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Banyumas Raya, Solo Raya, Pantura Tengah, dan eks-Karesidenan Pati dan sekitarnya.

“Waspada bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, sambaran petir dan angin kencang,” terangnya.

Tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah sekitar 1,25 meter sampai 4,0 meter. Tinggi gelombang di perairan Selatan Jawa Tengah sekitar 2,5 meter- 4,0 meter.(HS)

Cuaca di beberapa kota di Jawa Tengah:

Cilacap: Hujan sedang hingga lebat
Purwokerto: Hujan ringan hingga sedang
Pati: Hujan sedang hingga lebat
Kudus: Hujan ringan hingga sedang
Kendal: Hujan sedang hingga lebat
Batang: Hujan sedang hingga lebat
Salatiga: Hujan ringan hingga sedang
Ambarawa: Hujan ringan hingga sedang
Ungaran: Hujan ringan hingga sedang
Brebes: Hujan ringan hingga sedang.(HS)

 

Share This

Cari Kaca Mobil Di Semarang, Padasuka Jaya Jagonya

Dibantu PLN dan Atikoh Ganjar Pranowo, Supriyono Tempati Rumah Dua Lantai