in

PPKM Level 3, Pemkab Klaten Tetap Berlakukan Jam Malam dan Operasi Yustisi

Ketua tim ahli penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten, Ronny Roekmitto (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Walaupun status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Klaten telah berubah dari level 4 menjadi level 3, Pemkab meminta masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ketua tim ahli penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten, Ronny Roekmitto, mengatakan protokol kesehatan secara ketat, tetap perlu dilakukan untuk mencegah peningkatan penularan virus Covid-19 secara signifikan.

Berkaitan dengan PPKM dan protokol kesehatan tersebut, Pemkab Klaten bersama pihak terkait akan tetap melaksanakan operasi yustisi. Operasi tersebut, lebih fokus pada upaya untuk menertibkan warga yang tidak memakai masker saat bepergian.

Selain itu petugas juga akan memberikan edukasi tentang pentingnya protokol kesehatan dan pelaksanaan PPKM.

“Saat ini yang paling penting untuk pencegahan adalah masker, diharapkan masyarakat lebih disiplin,” kata dia, seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Pemkab juga akan melanjutkan pelaksanaan jam malam dalam program wiwit jam songo ora lungo, untuk membatasi kegiatan warga. Hal ini sesuai Instruksi Mendagri Nomor 38/2021, yang diterima Pemkab Klaten, belum lama.

“Program yang selama ini dicanangkan dalam upaya penanggulangan virus Covid-19, durasinya lebih lama dibandingkan PPKM level 4. Tapi ini harus menjadi perhatian masyarakat agar lebih tertib lagi setelah adanya pelonggaran,” ungkapnya Rabu (1/9).

Dalam Inmendagri tersebut, disebutkan bahwa kegiatan masyarakat di daerah level 3 dibatasi maksimal hingga pukul 21.00. Pun demikian dengan usaha kuliner, kafe, rumah makan serta kegiatan UMKM.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Setda Klaten ini menilai, masyarakat relatif tertib ketika diberlakukan jam malam. Namun untuk kesadaran memakai masker, terutama di tempat umum, memang masih perlu ditingkatkan.

Objek Wisata

Selain jam pembatasan aktifitas masyarakat, objek wisata di Kabupaten Klaten belum dibuka.

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klaten, Sri Nugroho mengatakan hal ini mengacu pada Inmendagri yang menyebutkan bahwa sektor wisata di daerah level 3 belum diizinkan untuk beroperasi.

“Kami masih mengacu pada Inmendagri yang belum diperbolehkan. Informasi ini juga sudah kami sampaikan kepada pengelola objek wisata untuk ditindaklanjuti,” kata dia. (HS-08)

Share This

Lantik 419 Pejabat, Bupati Boyolali Minta Ego Sektoral Dihilangkan

Bupati Klaten Nilai Luar Biasa pada Kinerja Tim Pemulasaraan Jenazah dan Pengamanan RSUD Bagas Waras