in

PPKM Level 3 di Klaten Diperpanjang, Satgas Covid-19 Perkuat 3T

Foto : Klatenkab.go.id

 

HALO KLATEN – Status PPKM Kabupaten Klaten yang telah turun dari level 4 ke level 3, akan diikuti dengan memperkuat upaya testing, tracing, treatment (3T).

Ketua Tim Ahli Satgas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Klaten, Ronny Roekmito, seperti dirilis Klatenkab.go.id, mengatakan berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 39 Tahun 2021 yang diterbitkan Senin (6/9) lalu, Kabupaten Klaten ditargetkan melakukan tes kepada 1.677 orang setiap hari.

Testing perlu terus ditingkatkan, untuk mencapai dan menjaga target positivity rate kurang dari 5%. Testing perlu ditingkatkan terhadap mereka yang bergejala dan juga kontak erat dengan pasien konfirmasi positif Covid-19.

Sedangkan tracing perlu dilakukan sampai mencapai lebih dari 15 kontak erat per kasus konfirmasi. Karantina perlu dilakukan bagi yang diidentifikasi sebagai kontak erat.

Setelahnya kontak erat harus segera diperiksa (entry-test) dan karantina perlu dijalankan sambil menunggu hasil tes. Jika hasil tes positif maka isolasi perlu dilanjutkan.

Namun jika hasil pemeriksaan negatif maka karantina tetap perlu dilanjutkan dan pada hari ke-5 karantina perlu dilakukan pemeriksaan kembali (exit-test) untuk melihat apakah virus terdeteksi setelah/selama masa inkubasi. Jika negatif maka pasien dianggap selesai karantina.

Sementara treatment dilakukan dengan komprehensif sesuai dengan berat gejala. Hanya pasien bergejala sedang berat dan kritis yang perlu dirawat di rumah sakit. Isolasi perlu dilakukan dengan ketat untuk mencegah penularan meluas.

Ronny Roekmito juga mengatakan, pengetatan 3T diperlukan seiring adanya pelonggaran karena perubahan level daerah. Sehingga diharapkan masyarakat tetap awas terhadap penularan Covid-19.

“Karenanya upaya yuridis semakin ditingkatkan sebagai pengingat masyarakat agar tidak abai. Meskipun ada kelonggaran PPKM, namun pandemi masih berlangsung,” ungkap dokter yang juga menjabat sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten ini.

Sementara itu menurut data dari Klaten Awasi Corona, disebutkab bahwa jumlah pasien sembuh, kemarin tercatat 59 orang, kasus aktif bertambah 35 orang menjadi 322, dan pasien meninggal 38 orang. (HS-08)

Share This

Bupati Blora Minta Ekplorasi Migas Libatkan Warga Lokal

BPBD Boyolali Siapkan 400 Tangki Hadapi Kekeringan