Positif Covid-19, Dua Calon Wisatawan Candi Borobudur Diminta Pulang

Petugas melakukan rapid test antigen, kepada calon wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan Borobudur, di Kabupaten Magelang. (Foto : Magelangkab.go.id)

 

HALO MAGELANG – Dari 119 rapid test acak kepada calon wisatawan yang akan berkunjung ke Candi Borobudur dan sekitarnya, ditemukan dua calon wisatawan asal Bogor dan Bekasi, yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Selain itu, dua tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Borobudur, juga diketahui terkonfirmasi positif.

“Dua calon wisatawan yang terdeteksi positif Covid-19 tersebut, berasal dari Bogor dan Bekasi. Kami juga menemukan dua nakes Puskesmas Borobudur, juga terindikasi positif Covid-19,” kata Kepala Bidang Pelayananan Kesehatan Kabupaten Magelang, dokter Oktora Kunto Adi, di sela-sela rapid test oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, di Tourist Information Center (TIC) Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (26/12), seperti dirilis Magelangkab.go.id.

Dijelaskan, dalam pelaksanaan rapid test tadi, para calon wisatawan yang menggunakan mobil pribadi, diminta untuk menunjukkan surat keterangan rapid test antigen.

Adapun bagi calon pengunjung Candi Borobudur yang tidak bisa menunjukkan surat keterangan tersebut, diminta untuk menjalani tes tersebut.

“Bagi calon wisatawan Candi Borobudur yang terindikasi positif Covid-19 tersebut, langsung diminta pulang kembali ke rumahnya masing-masing, dan menjalani isolasi mandiri. Adapun bagi calon wisatawan yang dinyatakan negatif, diperbolehkan melanjutkan perjalanannya,” jelasnya.

Kunto mengatakan, bagi calon wisatawan yang terindikasi positif Covid-19, selain diminta pulang, juga diberi surat keterangan hasil rapid test antigen, yang ditujukan ke masing-masing fasilitas kesehatan tempat asalnya, untuk dilakukan pemantauan.

Lebih lanjut dikatakan, dalam rapid test antigen secara acak tersebut, pihaknya menargetkan setiap hari ada 100 orang calon wisatawan dan diberikan secara gratis.

“Kami akan kembali melaksanakan test rapid antigen bagi calon wisatawan Candi Borobudur pada 31 Desember mendatang,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dalam rapid tes antigen tersebut pihaknya menargetkan sebanyak 100 orang calon wisatawan dan dilakukan gratis. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.