in

Poltekpar Bali Ciptakan Generasi Muda Profesional dan Berdaya Saing Internasional

Puncak acara perayaan Dies Natalis ke-46 Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali, Nusa Dua, Kamis (28/3/2023). (Foto : kemenparekraf.go.id)

 

HALO SEMARANG – Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Wayan Giri Adnyani, hadir dalam puncak acara Dies Natalis ke-46 Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali, yang mengusung tema “Melangkah Bersama, Rayakan Kegembiraan”, di Nusa Dua, Bali.

Sesmenparekraf/Sestama Ni Wayan Giri Adnyani dalam sambutannya, Kamis (28/3/2024), mengungkapkan rasa bangga atas prestasi dan pencapaian Poltekpar Bali, dalam membangun masa depan pariwisata Indonesia melalui karya, kreativitas, dan inovasi, serta semangat kolaborasi dalam keberagaman.

Poltekpar Bali secara konsisten menciptakan generasi muda profesional dan berdaya saing internasional di sektor pariwisata.

“Saya melihat bahwa Politeknik Pariwisata Bali, semakin menuju visinya. Berbagai program telah dilaksanakan seperti kegiatan pengembangan dosen di Switzerland dan Nepal, lomba-lomba international mahasiswa, studentexchange dari Vietnam dan Tiongkok, naiknya peringkat Sinta, serta event besar dari UNWTO yang akan hadir di bulan Mei nanti. Ini menunjukkan bahwa Poltekpar Bali semakin gointernational dan dipercaya oleh mitra–mitra besar,” kata Ni Wayan Giri, seperti dirilis kemenparekraf.go.id.

Giri mengatakan bahwa pariwisata merupakan sektor yang dinamis. Untuk itu, Poltekpar Bali perlu beradaptasi terhadap dinamika tersebut.

“Pengetahuan kini tumbuh dan berkembang secara cepat dan masif. Dalam situasi seperti ini, perguruan tinggi bukan lagi satu-satunya wadah bagi pertumbuhan dan perkembangan pengetahuan. Meskipun demikian, perguruan tinggi tetap memiliki status tersendiri karena merupakan reservoir dari akumulasi panjang perkembangan ilmu pengetahuan, serta engine bagi pertumbuhan ilmu pengetahuan,” tambahnya.

Giri juga menekankan pada civitasakademikaPoltekpar Bali untuk menerapkan 4C skills guna membentuk Poltekpar Bali menjadi perguruan tinggi yang dapat selalu beradaptasi dalam situasi apapun.

“Saya berharap para civitas akademika Poltekpar Bali dapat menerapkan 4C skills, yaitu collaboration, creativity, critical thinking, dan communication. Dengan begitu, saya yakin Poltekpar Bali akan menjadi kampus yang lebih unggul dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya,” ujar Giri.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Poltekpar Bali, Ida Bagus Putu Puja, menyampaikan harapannya terhadap Poltekpar Bali serta langkah-langkah yang telah ditempuh oleh Poltekpar Bali untuk menyambut tahun emas empat tahun mendatang.

“Saya berharap Poltekpar Bali dapat meningkatkan kinerjanya sehingga lebih berdaya saing dan unggul. Kami juga telah bergabung dalam membership UN Tourism. Saat ini, kami sedang merancang untuk masuk di World Ranking Classby Subject. Dan juga, melebarkan peluang kerja lulusan Poltekpar Bali tidak hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri dengan bekerja sama dengan agen-agen di luar negeri,” kata Ida Bagus Putu Puja.

Acara puncak Dies Natalis Poltekpar Bali ke-46 diisi dengan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Kepala Unit Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Putu Diah Sastri Pitanatri.

Selain itu juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Poltekpar Bali dengan beberapa pemangku kepentingan, yaitu Padma Hotels; ⁠Raffles Bali; ⁠InterContinental Bali Jimbaran; ⁠Yayasan Kryasta Guna; ⁠PerumdaKerthi Bali Shanti; ⁠JCI; serta ⁠Red Sea Associates.

Dies Natalis ke-46 Poltekpar Bali juga diisi dengan serangkaian kegiatan yaitu Jumat ceria, bakti sosial, lomba internal, expo kewirausahaan, dan workshop.

Turut mendampingi Sesmenparekraf/SestamaBaparekraf Ni Wayan Giri Adnyani, yaitu Kepala Pusat Pengembangan SDM Kemenparekraf/Baparekraf, Andar Danova L. Goeltom; dan Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani.

Hadir pula pimpinan (Ketua) STP Nusa Dua Bali periode sebelumnya, yaitu I Gusti Putu Laksaguna (2000 – 2002), I Made Sudjana (2002 – 2010), dan Dewa Gede Ngurah Byomantara (2013 – 2019). (HS-08)

Triwulan Pertama 2024, MOOC Pintar sudah Layani 633.675 Peserta

Kementerian PUPR Targetkan Penanganan Jalan Pantura Demak-Kudus Selesai H-10 Mudik Lebaran 2024