in

Polri Terus Buru Sejumlah DPO Jaringan 1,1 Ton Sabu-sabu

Foto : Tribratanews.polri.go.id

 

HALO SEMARANG – Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat, masih terus mengembangkan kasus jaringan narkotika Timur Tengah-Indonesia dan memburu para pelaku dari jaringan tersebut.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono SIK MSi, menyebut masih ada beberapa pelaku yang diburu dalam kasus 1,1 ton sabu-sabu, yang dibongkar Polri beberapa waktu lalu.

“Disampaikan Pak Kapolri masih ada DPO, kita akan cari. DPO sudah, sudah dikantongi,” kata dia seperti dirilis Tribratanews.polri.go.id.

Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi, mengatakan sabu-sabu sebanyak 1,1 ton tersebut diedarkan ke berbagai lokasi. Dengan sasaran utama wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta.

“Rencana diedarkan untuk wilayah Jakarta dan wilayah Jawa Barat. Berkaitan pengembangan selanjutnya, akan lebih jelas kalau seluruh pelaku sudah tertangkap,” kata Kapolri.

“Untuk penangkapan kali ini, dilakukan oleh rekan-rekan anggota Polda Metro dan Polres Jakpus secara berturut di akhir sampai bulan Juni yang terus dikembangkan di empat TKP,” kata dia.

Sindikat pengedar narkoba jaringan Timur Tengah-Indonesia yang menguasai sabu-sabu sebanyak 1,129 kilogram dikendalikan oleh seorang warga negara asing yang berstatus narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Cilegon, Provinsi Banten.

Seperti diketahui, Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya baru saja berhasil mengungkap kasus jaringan narkotika Timur Tengah-Indonesia. Dalam jaringan ini, polisi menyita 1,129 ton narkotika jenis sabu-sabu.

Pengungkapan kasus ini merupakan pengembangan kasus narkotika yang pernah dibongkar oleh Polres Metro Jakpus. Dalam kasus ini, polisi menangkap tujuh tersangka. Mereka terdiri atas 5 WNI berinisial NR, AH, HS, NB, dan EK dan dua warga negara Nigeria berinsial CSN dan UCR.

Atas perbuatanya, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2, Pasal 115 ayat 2, Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 123 ayat 1 dan 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Para tersangka terancam hukuman seumur hidup atau mati. (HS-08)

Share This

Merinding, Simak Penjelasan Ganjar Soal Covid-19 Varian Delta

Polri Tangkap 3.823 Orang Terkait Kasus Premanisme dan Pungli, Jateng Terbanyak