Polri Dirikan Posko DVI di RS Keramat Jati, Keluarga Korban Sriwijaya Air Berdatangan

Foto : Tribratanews.polri.go.id

 

HALO SEMARANG – Polri mendirikan Posko DVI di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mengidentifikasi korban musibah kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Keluarga dan kerabat korban pun, berdatangan ke posko antemortem di rumah sakit tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan pagi tadi sudah ada delapan keluarga korban yang datang ke posko tersebut.

Mereka mencari informasi terkait keluarga mereka. Dari delapan orang itu, tujuh di antaranya adalah anggota keluarga penumpang dan satu orang lagi keluarga awak pesawat.

Yusri meminta agar keluarga terdekat dari para korban, datang ke posko DVI untuk pengambilan sampel DNA. Nantinya setelah ada jenazah yang ditemukan, keluarga terdekat juga bisa membantu mengidentifikasi ciri khusus korban.

“Harus keluarga terdekat, karena kami membutuhkan DNA. Juga perlu membawa rekam jejak kesehatan korban, misal pernah patah tulang, pecah gigi, atau ada tato, informasi ini yang kami butuhkan,” ucap Yusri.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr Drs HM Fadil Imran MSi dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, juga menyambangi posko SAR Sriwijaya Air SJ182 di Pelabuhan JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (9/1/21) malam.

Kedatangan keduanya disambut Kepala Basarnas Marsekal Madya Bagus Puruhito. Terlihat pula ada Panglima Komando Armada 1 Laksamana Muda Abdul Rasyid Kacong. Mereka berbincang singkat di dekat KRI Teluk Gilimanuk.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran menyatakan pihaknya akan membantu operasi kemanusiaan Sriwijaya Air SJ182 ini. Polisi sudah menyiapkan Posko DVI di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mengidentifikasi korban.

“Kita sudah siapkan BKO dari Korps Brimob Polri yang memiliki kemampuan SAR laut nanti bersama kapal Polair Mabes Polri. Sudah ada kapal yang ikut bersama teman-teman dari Koarmada 1, sekarang sudah berada di sekitaran TKP bersama Kapolres Kepulauan Seribu,” kata Kapolda Metro Jaya, seperti dirilis Tribratanews.polri.go.id.

Pada kesempatan tersebut, Irjen Pol. Fadil juga meminta masyarakat mendoakan dan mendukung tim SAR agar bisa maksimal dalam melakukan upaya pencarian. Dia berharap tidak ada yang menyebar hoax atas kasus ini.

“Jangan menebarkan berita-berita yang hoax, itu akan menambah beban saudara-saudara kita yang menjadi korban,” tegas mantan Kapolda Jawa Timur itu.

Dalam kesempatan itu, Pangdam Jaya Mayjen Dudung mengatakan, kedatangannya bersama Kapolda Metro Jaya bertujuan untuk mengecek kesiapan operasi SAR kemanusiaan pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ182.

“Kalau misalnya sudah dievakuasi, kita sudah siapkan bersama dengan pihak kepolisian untuk nantinya sama-sama mempermudah dalam rangka evakuasi,” jelas Mayjen Dudung. (HS-08).

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.