in

Polres Magelang Ungkap Kasus Pencurian Besi Proyek Rehabilitasi Jalan KSPN Borobudur

Konferensi pers ungkap kasus pencurian besi trees grate pada proyek Rehabilitasi Jalan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur di Polres Magelang.

 

HALO MAGELANG – Polres Magelang berhasil mengungkap kasus pencurian besi trees grate pada proyek Rehabilitasi Jalan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, baru-baru ini.

Wakapolres Magelang, Kompol Aron Sebastian mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan PT Sumber Wijaya Sakti dan PT Dian Mosesa Perkasa, selaku pihak yang mengerjakan proyek rehabilitasi di jalan selanjang pada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional.

Kemudian pelapor mengaku kehilangan sejumlah 179 besi tree grate yang sudah terpasang di bawah pohon di trotoar sepanjang Jl Mayor Kusen, Kecamatan Borobudur dan Jl Syailendra, Kecamatan Mungkid pada tanggal 23 Maret 2021 sampai 2 Juni 2021.

“Atas kejadian tersebut, pihak kontraktor mengalami kerugian sebesar Rp 152.150.000, dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Magelang,” ungkap Wakapolres, Selasa (8/6/2021).

Mendapat laporan dari korban, Tim Sat Reskrim Polres Magelang melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan, kemudian tim mendapat informasi bahwa terdapat potongan potongan besi yang pola-nya mirip dengan besi tree grate yang dicuri di salah satu tukang rongsok di daerah Kota Magelang.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata tim mengungkap bahwa potongan besi tersebut sebanyak 160 kg.

Kasatreskrim Polres Magelang, AKP M Alfan Armin mengatakan, dari hasil keterangan dari tukang rongsok tersebut, polisi kemudian mengidentifikasi orang yang menjual besi tersebut dan ciri-cirinya mirip seperti yang disebutkan oleh Saksi yang pernah melihat pelaku pencurian.

“Selanjutnya tim melakukan penangkapan terhadap tersangka BD di rumahnya dan menyita barang bukti berupa palu untuk memecah besi dan motor sarana yang dipakai oleh tersangka untuk mencuri,” terang bebernya.

Kini tersangka BD (44), warga Desa Kadigunung, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang yang bekerja sebagai seorang Satpam itu dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara. Diketahui BD merupakan residivis kasus pencurian pada tahun 2008.

Tersangka mencuri besi secara bertahap dengan jumlah 2-3 besi tree grate tiap kali mencuri, kemudian memecahkan besi hingga menjadi kepingan kecil dan menjual besi dengan mengaku besi berasal dari kantornya yang tidak dipakai lagi.

Kemudian uang hasil penjualan besi digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Atas kejadian ini Wakapolres Magelang mengimbau agar masyarakat saling menjaga fasilitas publik.

“Mari bersama-sama merawat dan menjaga Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Borobudur demi kenyamanan wisatawan dan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Wakapolres Magelang juga berpesan pada masyarakat agar apabila mengetahui ada aksi pencurian atau perusakan terhadap fasilitas umum dapat melaporkan ke kepolisian.(HS)

Share This

PKS Kota Semarang Silaturahmi Kebangsaan dengan Gerindra

Warga Berkerumun Untuk Vaksinasi Di Gradhika, Ini Yang Dilakukan Satpol PP Kota Semarang