in

Polres Kerawang Temukan 1,5 Kilogram Ranjau Paku, Pemudik Perlu Waspada

Ilustrasi ban kena paku.

 

HALO SEMARANG – Para pemudik perlu meningkatkan kewaspadaan, terhadap ranjau paku.

Seperti ditemukan oleh para personel dari Kepolisian Resor Karawang, yang mendapati banyak paku di sepanjang jalur mudik arteri Karawang, Jawa Barat.

Bahkan ketika dikumpulkan, jumlah paku yang tersebar di jalan itu mencapai 1,5 kilogram.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Karawang, AKP La Ode Habibi Ade Jama, Sabtu (15/4/2023) mengatakan ranjau paku sebanyak itu, ditemukan tim dari jajarannya, setelah melakukan sapu bersih, di sepanjang jalur mudik. Tak hanya paku, petugas juga mengamankan baut dan kawat.

“Hari ini saja dari pagi sampai siang, ada sekitar setengah kilogram paku, baut dan kawat dari hasil penyisiran,” kata dia, seperti dirilis tribratanews.polri.go.id.

Penyisiran ranjau paku tersebut, bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, kepada pemudik dan masyarakat yang melintasi jalur tersebut.

Kasat Lantas Polres Karawang tersebut juga menjelaskan bahwa tim sapu bersih ranjau paku ini sudah dikerahkan sejak Jumat (14/4/23).  Pada Sabtu (15/4/23) juga tim diturunkan dan terus setiap harinya.

Sementara itu seperti pernah dilansir Wikipedia, ranjau paku adalah istilah untuk paku yang ditebar pelaku kejahatan di jalan.

Adapun tujuan tentu agar agar ban mobil atau sepeda motor yang melintas, tertusuk benda-benda tajak tersebut, sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanannya.

Modus pelaku kejahatan tersebut, antara lain agar kendaraan yang menjadi korban menambalkan ban-nya di penambal ban terdekat.

Selain itu bisa pula penebar ranjau paku adalah orang yang ingin melakukan perampokan kendaraan.

Paku yang digunakan pun adalah paku biasa, yang dibengkokkan agar mudah tertusuk ban.

Ranjau paku yang lain adalah dari rangka payung yang dipotong. Ranjau paku ini diperuntukkan bagi ban tubeless yang mengakibatkan keluarnya udara dalam ban dengan cepat. (HS-08)

Bupati Purbalingga Ajak Warga Berbelanja di Bazar Ramadan 

Menparekraf Dorong Para Santri Al Ittihad Malang Hadirkan Konten Edukatif