in

Polres Brebes dan TNI Salurkan Bantuan Makanan Untuk Korban Banjir di Desa Pemaron

Personel Polres Brebes bersama TNI, menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir, akibat luapan Kali Pemali. (Foto : Humas.polri.go.id)

 

HALO BREBES – Personel Polres Brebes, bersama TNI, langsung bergerak untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir, akibat luapan Kali Pemali.

Selain melakukan evakuasi warga di Desa Kedungtukang dan Pemaron, aparat Polres Brebes juga menyalurkan bantuan serta mengatur arus lalu lintas di ruas jalan yang tergenang.

Kapolsek Brebes, AKP Mulyono mengatakan pihaknya menyalurkan bantuan makanan untuk masyarakat yang terdampak banjir, di Dukuh Waru, Desa Pemaron.

“Kita melakukan penyaluran, baik siang maupun malam, serta untuk masyarakat yang terdampak banjir, kita amankan ke tempat yang aman sambil menunggu air surut,” kata dia, seperti dirilis humas.polri.go.id.

Dia juga mengatakan bahwa kehadiran aparat Polri di tengah-tengah masyarakat, adalah untuk membantu dan memberikan jaminan rasa aman.

“Kami berharap banjir cepat surut dan masyarakat dapat beraktifitas seperti biasanya,” kata dia.

Sementara itu, luapan Kali Pemali di Desa Kedungtukang, juga mengakibatkan akses jalan Jatibarang-Brebes terganggu. Segera setelah peristiwa itu, personel Polri pun turun ke lokasi untuk membantu warga serta mengatur arus lalu lintas.

Kapolsek Jatibarang, AKP Sunarto mengatakan berdasarkan pantauan anggotanya yang melaksanakan patroli, banjir di Dukuh Bayur Desa Bojong dan Kebogadung sudah surut total, masyarakat sudah melakukan aktifitas pembersihan lumpur.

“Personel Polri juga ikut membantu masyarakat sekitar, pasca terjadinya banjir,” ujarnya, Minggu (20/11/2022).

Ia juga menambahkan, untuk  akses jalan Jatiabarang menuju Brebes, atau sebaliknya sudah dapat dilalui dan normal kembali.

“Kami juga berharap pasca banjir ini, pihaknya akan berkoordinasi untuk menambal tanggul yang jebol agar tidak terjadi banjir susuran apabila debit air meningkat,” kata dia.

Seperti diketahui, hujan terus menerus pada Sabtu (19/11/2022) di Kabupaten Brebes, memicu banjir akibat luapan Kali Pemali.

Bencana banjir menerjang 11 desa di tiga Kecamatan, mengakibatkan ratusan rumah dan ratusan hektare tanaman bawang serta tambak warga terendam.

Di Kecamatan Jatibarang, banjir terjadi di tiga desa, yakni Kedungtukang, Buaran dan Bojong.

Banjir juga merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Wanasari, yakni di Desa Lengkong, Glonggong, Sisalam, Jagalempeni, Sidamulya, dan Sawojajar.

Adapun di Kecamatan Brebes, genangan air terjadi di Desa Terlangu dan Pemaron.

Bupati Brebes, Idza Priyanti, seperti dirilis brebeskab.go.id, mengatakan Pemerintah Kabupaten Brebes segera menangani secara darurat, dampak banjir di berbagai lokasi, akibat luapan Kali Pemali.

Hal ini dilakukan agar masyarakat bisa beraktivitas secara normal, sehingga keamanan dan kenyamanan terjamin, serta roda perekonomian tetap berjalan dengan baik.

“Kami akan lakukan penanganan darurat dan cepat sehingga tidak menimbulkan korban,” kata Bupati Brebes, Idza Priyanti, di sela-sela meninjau dampak banjir di Desa Kedungtukang, Jatibarang, Brebes, Minggu (20/11/2022).

Idza menjelaskan, bersama aparat keamanan dan masyarakat, Pemkab Brebes melalui dinas terkait, bahu membahu melakukan penanganan darurat.

“Alhamdulillah kita bisa saling bergotong-royong,” kata Idza.

Dalam keadaan darurat bencana, menurut dia yang diutamakan adalah upaya penyelamatan warga.

Warga di wilayah banjir, akan dievakuasi ke ke tempat yang lebih aman. Di lokasi pengungsian itu, juga akan disediakan kebutuhan pangan dan dapur umum.

“Kami cek lapangan untuk penanganan darurat yang harus segera ditangani. Tidak hanya penanganan warga saja, tetapi juga tanggul Kali Pemali,” kata Idza. (HS-08)

Banjir Melanda Sejumlah Desa, Bupati Brebes Sebut Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Biarkan UFC Gelar Duel Interim Kelas Bulu