in

Polisi Tegur Pedagang dan Pengunjung Tak Patuh Prokes

Sejumlah anggota Polres Pekalongan, menegur pengunjung yang tak mengenakan masker, dalam operasi yustisi penegakan protokol kesehatan di Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan. (Foto : Tribratanews.jateng.polri.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Puluhan warga dan pedagang di Jalan Mandurorejo, kompleks Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu pagi itu dikejutkan dengan kehadiran sejumlah anggota Polres Pekalongan, yang melaksanakan patroli dan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan.

Sejumlah warga yang semula bergerombol pun langsung bubar. Demikian pula dengan warga yang tak memakai masker, mereka langsung memakai alat pelindung diri tersebut.

Dengan berjalan kaki, petugas mengelilingi kompleks Alun-alun Kajen. Sambil memberikan imbauan menggunakan pengeras suara, petugas mendatangi pedagang dan warga yang tidak memakai masker atau berkerumun.

“Bu, panjenengan yen dodolan maskere dipakai ya (Bu, kalau berjualan, maskernya dipakai ya),” kata salah satu petugas, yang melihat seorang pedagang pakaian tak menggunakan masker.

Setelah pedagang tersebut mematuhi, petugas pun kembali berjalan menghampiri pedagang dan pengunjung lain. Setiap kali melihat ada warga tak bermasker, petugas pun berhenti untuk kembali menggingatkan.

Baru setelah orang tersebut mematuhi imbauan tersebut, petugas kembali melanjutkan berkeliling.

“Pak sampeyan maskere pundi ? Ayo dipakai (Pak maskernya mana. Ayo dipakai),” kata petugas dengan nada tegas.

Petugas juga berhenti ketika melihat anak-anak atau bayi tak dipakaian masker oleh orang tuanya.

“Mas, mbak, niki jenengan berdua sudah pakai masker, tetapi kasihan anak jenengan. Ini bahaya, sudah jangan lama-lama, gek ndang bali (Mas, mbak, ini anda sudah memakai masker, tetapi kasihan anaknya tidak pakai masker. Ini bahaya. Sudah, jangan lama-lama, ayo segera pulang),” pinta petugas.

PS Kasi Humas Polres Pekalongan, Ipda Heru Santoso SH mengatakan pihaknya sengaja memilih lokasi kompleks Alun-alun Kajen, untuk melakukan patroli sekaligus operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan (prokes), karena di lokasi itu setiap akhir pekan ramai oleh pedagang dan warga.

“Operasi yustisi saat ini untuk memberikan edukasi pendisiplinan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19, salah satunya dengan membagikan masker ” kata Ipda Heru.

Sementara itu berdasarkan data laman corona.pekalongankab.go.id, Minggu (19/9), jumlah pasien yang saat ini mendapat perawatan di rumah sakit tinggal 6 orang. Selain mereka masih ada 13 pasien yang menjalani isolasi mandiri atau terpusat. (HS-08)

Share This

Meskipun Melandai, Pemkot Pekalongan Tetap Gencar Lakukan Tes Swab

Pengunjung Berkerumun, Satgas Covid-19 Tertibkan Sejumlah Warkop di Grobogan