in

Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba di Semarang, Sabu-Sabu 3 Kilogram Senilai Rp2,1 Miliar Diamankan

Rilis kasus narkoba di Polrestabes Semarang, Selasa (21/5/2024).

HALO SEMARANG – Satresnarkoba Polrestabes Semarang berhasil menggagalkan peredaran narkoba di wilayah Kota Semarang. Barang bukti sabu-sabu seberat 3 kilogram senilai Rp. 2,1 miliar diamankan kepolisian.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, selain menyita barang bukti kejahatan, kepolisian juga menangkap tiga orang tersangka. Masing-masing tersangka yakni Nurdiansyah dengan barang bukti seberat satu kilogram sabu-sabu. Kemudian tersangka A. Robiqtoh dengan barang bukti seberat 2 kilohram sabu-sabu.

Selain pengungkapan sabu-sabu, pihak kepolisian juga mengungkap narkotika jenis ekstasi dengan tersangka Aziz Widiharto dan barang bukti 50 butir pil ekstasi.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan terungkapnya kasus tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di wilayah-wilayah tertentu memang marak dijadikan transaksi narkotika.

Kasus yang pertama, dirinya menyebut bahwa pelaku Nurdiansyah ditangkap di samping parkiran Swalayan ADA Setia Budi, tepatnya di Jalan Potrosari III, Srondol Kulon, Banyumanik, pada Kamis (9/5/2024), sekira Pukul 13.30.

Saat ditangkap, diketemukan 1 klip kecil terbungkus isolasi hitam dan 3 Plastik klip sedang berwarna hijau yang berisi 20 bungkus seberat 1.019 kg dan uang Tunai Rp 2.250.000,- yang disimpan di tas selempang warna hitam yang dibawa pelaku.

“Usia dilakukan pemeriksaan, pelaku mengaku bahwa sabu tersebut milik Pur (dalam lidik), pelaku hanya disuruh mengambil paket tsb untuk dibawa ke Kebumen dan kemudian menunggu perintah. Pelaku menerima upah Rp. 500 ribu,” ujarnya saat rilis kasus di Polrestabes Semarang Selasa (21/5/2024).

Untuk kasus kedua, pelaku Rabitqoh ditangkap di traffic light Jalan Jrakah, Tugu pada Selasa (14/5/2024), sekira pukul 17.20 WIB. Saat dilakukan penangkapan, diketemukan 1 buah tas slempang yang didalamnya ada 2 buah dus bungkus bekas snack Custas warna kuning yang masing- masing dus berisi 2 buah plastik klip sedang berisi sabu seberat 2.024 gram.

“Setelah dilakukan interogasi, pelaku mengaku bahwa sabu tersebut milik Nir (dalam lidik). Pelaku hanya disuruh mengambil paket tersebut untuk dibawa ke Pekalongan dan disimpan kemudian nunggu perintah selanjutnya. Adapun pelaku dijanjikan upah sebesa Rp. 20 juta dan baru diberi Rp. 1 juta,” paparnya.

Terkait pil ekstasi, bahwa jajaran Satresnarkoba juga berhasil menangkap pengedar narkotika jenis ekstasi bernama Aziz Widiharto. Pelaku ditangkap di Jalan Pamularsih Dalam, Bojongsalaman, Semarang Barat pada Senin (13/5/2024) malam.

Saat ditangkap, pelaku sempat menjatuhkan sepeda motor dan melarikan diri. Namun berhasil ditangkap oleh petugas dan ditemukan barang bukti berupa 1 plastik klip berisi 50 butir pil ekstasi warna hijau terbungkus tissue warna putih dan solasi warna orange dalam bungkus permen Wooda.

“Saat diinterogasi, pil esktasi tersebut adalah milik Faldi (dalam lidik), pelaku hanya bertugas mengambil pil ekstasi, kemudian memindahkan ke daerah Jatingaleh serta dijanjikan akan diberi upah sebesar Rp. 1 juta,” terangnya.

Ketiga pelaku beserta barang bukti saat ini sudah berada di Satresnarkoba Polrestabes Semarang guna pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pidana narkoba ancaman penjara maksimal 20 tahun. (HS-06)

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Bobol Rumah di Semarang, Begini Modusnya

Meriahkan HUT Kota Semarang, Biskuit Kokola bersama Forwakot Gelar Lomba Mancing