in

Polda Jateng Pastikan Siap Kawal Liga 1 dan 2 dengan Prokes Ketat

Kabid Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Al-Qudusy.

 

HALO SEMARANG – Jajaran Polda Jawa Tengah (Jateng) memastikan telah siap untuk mengamankan dan mengawal jalannya pertandingan sepak bola Liga 1 dan 2, dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan disiplin.

“Nantinya tempat yang jadikan pertandingan Polda Jateng siap mengamankan jalannya pertandingan Liga 1 dan liga 2 dengan prokes yang ketat,” kata Kapolda Jateng melalui Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Al-Qudusy kepada halosemarang.id, Sabtu (28/8/2021).

Di sisi lain, Iqbal mengimbau kepada suporter ataupun pecinta si kulit bundar untuk tidak perlu datang ke stadion, demi mendukung klub kesayangannya. Mengingat saat ini masih terjadi pandemi Covid-19.

Iqbal juga meminta kepada penggemar sepak bola untuk menyaksikan pertandingan melalui media-media yang disiapkan. Dengan begitu, laju pertumbuhan virus corona dapat dicegah.

“Imbauan bagi suporter, nonton bola di rumah saja. Nikmati pertandingan bola lewat televisi dan tetap jalankan prokes. Tetap pakai masker,” ujar Iqbal.

Diketahui, nantinya pertandingan sepak bola akan digelar di 4 wilayah di Jateng, yaitu Solo, Magelang, Semarang, dan Cilacap. Sementara aparat kepolisian sudah mempersiapkan pengamanan personelnya.

“Rencana pengamanan dari Satwil masing dengan tetap kendali Polda Jateng,” kata Iqbal.

Di sisi lain, Iqbal mengungkapkan, Polda Jateng dan seluruh pihak terkait telah membuat komitmen untuk mendukung jalannya kompetisi sepak bola yang aman, sehat dan kondusif serta tetap memperhatikan prokes.

Iqbal menerangkan, ada lima komitemen yang sudah dibuat oleh Polda Jateng bersama pihak terkait, di antaranya bersama-sama meningkatkan dan komunikasi dalam setiap pertandingan sepak bola yang akan dilaksanakan.

Yang kedua, sanggup mentaati semua peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku selama pelaksanaan kompetisi sepak bola berlangsung.

Lalu, senantiasa menjaga iklim sejuk, menjunjung tinggi sportifitas dan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan.

“Tidak melakukan mobilisasi suporter baik di dalam ataupun di luar wilayah Jawa Tengah serta tidak melakukan aksi/kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa selama kompetisi sepak bola dilaksanakan,” bebernya.

Dan yang terakhir, pihak terkait akan melakukan pembinaan secara internal dan eksternal dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas prestasi sepakbola di wilayah Jawa Tengah.

“Polri dapat membubarkan atau menghentikan pertandingan manakala ada pihak yang melanggar komitmen atau mengambil tindakan lain sesuai koridor hukum dengan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 dalam pelaksanaannya,”  tutup Iqbal.(HS)

Share This

Susah Sinyal, Siswa Belajar Secara Daring di Warung Kopi Pojok

Peletakan Batu, Menandai Awal Dibangunnya Rumah Subsidi Pemerintah di Penyangkringan Weleri