Polda Jateng Limpahkan Berkas Kasus Dangdutan Tegal ke Kejati Jateng

Ilustrasi kriminal.

 

HALO SEMARANG – Berkas perkara konser dangdut di tengah pandemi Covid-19 di Kota Tegal yang menyeret Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo (WES) sebagai tersangka, dilimpahkan tahap I oleh Polda Jawa Tengah ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah pada Kamis (1/10/2020).

“Berkasnya dari kami sudah selesai, siang ini sudah kami limpahkan ke Kejati Jateng,” ujar Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Kamis (1/10/2020).

Menurut Iskandar, kini kepolisian menunggu berkas itu diteliti oleh Kejati hingga status berkas tersebut dinyatakan lengkap atau dikembalikan lagi ke penyidik.

“Tersangka sementara ini tidak ditahan, karena yang bersangkutan kooperatif. Hanya saja yang bersangkutan wajib lapor,” ujarnya.

Seperti diketahui, penanganan Kasus Konser Dangdut Tegal telah diambil alih Polda Jateng setelah Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo ditetapkan sebagai tersangka pada Senin sore, 28 September 2020.

Diduga Wasmad melanggar Pasal 93 Undang Undang Nomor 6 Tahun 2018 dan Pasal 216 KUHP, karena tidak mengindahkan imbauan petugas kepolisian.

“Ancaman hukuman maksimal 1 tahun penjara,” katanya.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Achmad Luthfi mengatakan, polisi belum dapat memastikan adanya tersangka lain pada kasus konser dangdut di Kota Tegal. Hal ini dikarenakan, masih menunggu hasil pengembangan.

“Untuk sementara belum, hasil pengembangan belum. Nanti perkembangan atas pertimbangan penyidik yang akan kami kembangkan lebih lanjut,” kata Kapolda di Pemalang, Selasa (29/9/2020).

Kapolda memerintahkan pada jajaran-nya untuk menegakkan hukum jika menemui kasus serupa seperti konser dangdut di Tegal.

“Seluruh kapolres dari 35 polres di jajaran Polda Jateng sudah kami perintahkan untuk menegakkan hukum yang sama,” ujarnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.