Polda Jateng Kenalkan Aplikasi Sinar, Kini Perpanjangan SIM Bisa Dilakukan Secara Online

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan Aplikasi Sinar kepada awak media saat di Mapolda Jateng, Selasa (13/4/2021) sore.

 

HALO SEMARANG – Polda Jateng memperkenalkan SIM Nasional Presisi (Sinar) yang dilauncing oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara virtual melalui zoom meeting.

Aplikasi Sinar ini telah diluncurkan secara serentak di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk wilayah hukum Polda Jawa Tengah, Selasa (12/4/2021).

Masyarakat Jawa Tengah kini tidak perlu ragu jika memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) masa berlakunya habis.

Kini perpanjangan SIM bisa dilakukan secara online melalui aplikasi SIM Nasional Presisi (Sinar).

“Hari ini, aplikasi SIM online ini telah dilaunching Bapak Kapolri. Jadi terkait perpanjangan SIM, nanti bisa secara online,” kata Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi kepada awak media di Mapolda Jateng, Selasa (13/4/2021) sore.

“Nanti masyarakat bisa langsung mendownload aplikasi yang sudah disiapkan. Yang jelas Polda Jateng mendukung kegiatan ini,” tambahnya.

Menurutnya, dengan adanya aplikasi pembuatan SIM online ini akan mengurangi interaksi masyarakat dengan petugas.

Hal itu tentu sangat baik dalam memutus mata rantai atau mencegah penularan Covid-19. Selain itu juga meminimalisir terjadinya pelanggaran antarmasyarakat dengan petugas kepolisian dalam pembuatan SIM.

“Dengan dilaunchingnya aplikasi ini, yang pertama interaksi kita dengan masyarakat diharapkan berkurang. Yang kedua meminimalisir adanya pelanggaran baik itu anggota ataupun masyarakat manakala itu terjadi interaksi yang berlebihan,” pungkasnya.

Luthfi mengungkapkan, aplikasi ini sangat tepat untuk digunakan dalam pembuatan SIM secara online serta dapat dilayani di wilayah manapun.

“Sangat tepat sekali di wilayah kita mengurus perpanjangan SIM menggunakan aplikasi karena masyarakat bisa mengakses dimanapun berada,” tuturnya.

Perlu diketahui aplikasi SIM Online tersebut merupakan tindak lanjut perintah Kapolri terkait Polri yang Presisi.

Sementara, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Syafiruddin mengatakan, bahwa aplikasi SIM online diharapkan bisa mengurangi hal-hal yang tidak pantas dilakukan oknum kepolisian dalam pembuatan SIM.

“SIM online ini sebetulnya ada tahapannya. Sekarang untuk perpanjangan. Mulai hari ini Jateng sudah melakukan serangkaian kegiatan perpanjangan SIM online baik SIM A, C, dan D (khusus disabilitas),” ucap Rudy.

Dia menjelaskan, dengan menggunakan SIM online, nantinya masyarakat yang ingin membuat atau memperpanjang SIM tak perlu lagi datang ke kantor polisi.
Rangkaian tes memperoleh SIM akan dilakukan secara digital, baik uji praktik, tes kesehatan, hingga tes psikologi, termasuk pas foto.

Masyarakat nanti hanya tinggal membayar biaya pembuatan atau perpanjangan SIM sesuai tarif penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

“Setelah selesai nanti masyarakat tinggal menunggu SIM-nya tiba. Kami dari kepolisian nanti akan mengirim SIM-nya ke alamat pemohon,” ujarnya.

Rudi menerangkan, dengan SIM online tidak akan ada batasan domisili pemohon. Artinya, masyarakat yang berasal dari luar daerah bisa membuat SIM di tempat domisili.

“Jadi nanti pemohon dari luar Jateng bisa membuat SIM di Jateng dengan aplikasi ini. Intinya, dengan aplikasi ini pembuatan SIM jadi lebih mudah,” imbuhnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.