in

Polda Jateng Datangi Pabrik Terkait Pencemaran Lingkungan Sungai Bengawan Solo

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy.

 

HALO SEMARANG – Polda Jawa Tengah mendatangi sejumlah perusahaan yang berada di bantaran Sungai Bengawan Solo. Hal ini dilakukan terkait pencemaran air di sungai tersebut, dengan meninjau pengolahan limbah di perusahaan yang didatangi.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan penyelidikan di sejumlah lokasi, di antaranya Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, di mana terdapat 45 home industri pembuatan bahan baku alkohol atau etanol (ciu).

Kemudian, lanjut Iqbal, di Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, di mana di wilayah tersebut terdapat 88 home industri pembuatan alkohol.

Menurut Iqbal, dalam proses penyelidikan, pihaknya menduga adanya pembuangan limbah secara sengaja.

“Namun semuanya masih dalam proses penyelidikan,” ujar Iqbal kepada halosemarang.id, Selasa (13/9/2021).

Iqbal menambahkan, sejauh ini tim penyidik telah mengadakan penyelidikan khususnya di dua perusahaan besar yang sebelumnya telah memperoleh sanksi administratif dari DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan) Provinsi Jawa Tengah.

“Selain itu kami juga mengadakan penyelidikan terhadap dua perusahaan yang mendapat sanksi administratif dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DLHK,” katanya.

“Kami cek apakah perusahaan tersebut masih menyalahi aturan atau tidak. Kalau masih menyalahi, maka dalam proses penyidikan nantinya bisa ditetapkan sebagai tersangka. Kalau untuk industri kecil pembuatan alkohol, kami sudah meneliti puluhan perusahaan kecil di Kabupaten Sukoharjo,” terangnya.

Ia juga menjelaskan, terkait pencemaran lingkungan, pihaknya juga sudah lama berkoordinasi dengan DLHK Provinsi secara intensif.

“Untuk kasus pencemaran Bengawan Solo kita sudah meminta daftar ke DLHK, perusahaan-perusahaan yang sudah menerima sanksi administratif dan perusahaan yang ditengarai melakukan pencemaran lingkungan. Secara umum kasus ini masih dalam proses penyelidikan serius. Begitu ditemukan titik terang, secepatnya akan ditingkatkan menjadi penyidikan,” imbuhnya.(HS)

Share This

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Selasa (14/9/2021)

Bank Jateng Kembali Sabet Penghargaan Top BUMD Awards 2021