Polda Jateng Dan Jajarannya Serentak Bagikan 5,7 Juta Masker Pada Masyarakat

 

Kapolda Jateng bersama sejumlah ormas usai kegiatan pembagian masker di Mapolda Jateng, Kamis (10/09/2020).

 

HALO SEMARANG – Polda Jateng dan jajarannya akan membagikan 5,7 juta masker, sebagai kampanye protokol kesehatan dalam rangka operasi Yustisi Penggunaan Masker Dan Pilkada 2020 Yang Aman, Damai dan Sehat.

Pembagian masker secara simbolis dilakukan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi kepada perwakilan organisasi masyarakat (ormas) di Mapolda Jateng, Kamis (10/09/2020).

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi meminta masyarakat agar mentaati protokol kesehatan dengan penggunaan masker, menjaga kebersihan dengan rutin cuci tangan, serta selalu menjaga jarak fisik.

Dia juga berharap penggunaan masker dijadikan gaya hidup di tengah pandemi Covid-19.

Apalagi menurutnya, sebentar lagi akan digelar Pilkada Serentak 2020 di 21 kabupaten/kota di Jateng, yang berpotensi adanya pengumpulan massa.

“Kami mengimbau agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan agar dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak 2020 nanti tak menimbulkan klaster baru penyebaran virus corona,” ujarnya.

Kapolda menambahkan, kampanye jaga jarak dan pembagian masker sejalan dengan arahan Kapolri sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/2609/IX/OPS.2./2020 tertanggal 7 September 2020.

“Jajaran Polri diminta untuk membangun komunikasi dengan pemda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di wilayahnya masing-masing, agar membantu TNI-Polri dalam mengkampanyekan protokol kesehatan,” paparnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jateng didampingi Pangdam IV Diponegoro yang diwakili Kapok Sahli, Brigjen TNI Rimbo Karyono, Ketua KPU Jateng, Yulianto Sudrajad, Sekda Jateng, Herru Setiadhie, serta perwakilan organisasi masyarakat.

Ketua KPU Jateng, Yulianto Sudrajad menyambut baik langkah Polri dalam mengkampanyekan penggunaan masker kepada masyarakat.

Karena menurutnya, kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan sangat diperlukan agar pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 tidak menimbulkan klaster baru.

“Harapannya kampanye penggunaan masker terus dilakukan, agar masyarakat bisa saling menjaga agar tidak tertular Covid 19,” ujarnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.