in

Polantas Diduga Dorong Pengendara Motor Hingga Jatuh, Aksinya Terekam CCTV Mobil

Rekaman Polantas Semarang yang diduga mendorong pengendara motor hingga terjatuh di persimpangan Jalan Tanjung Semarang atau traffig light depan Paragon.

 

HALO SEMARANG – Seorang anggota polisi lalu lintas (Polantas) Semarang diduga mendorong pengendara motor hingga terjatuh di persimpangan jalan Tanjung Semarang atau traffig light depan Paragon.

Kejadian itu ternyata terekam kamera CCTV mobil mantan Ketua Ombudsman RI yang juga sebagai pengamat penerbangan bernama Alvin Lee.

Kejadian tersebut terjadi pada Senin (14/9/2021) pukul 17.26 WIB, dengan rekaman berdurasi 45 detik. Saat kejadian posisi mobilnya berada di belakang motor itu.

Pada video itu terlihat terduga pelanggar berboncengan menggunakan sepeda motor Mio berhenti di traffic light yang menyala merah.
Diketahui, kondisi motor tanpa dilengkapi plat nomor, spion, dan knalpotnya brong. Kemudian pengendara tersebut melihat polisi sedang mengatur lalu lintas datang menghampirnya.

Karena kaget, pengendara tersebut langsung tancap gas menuju ke arah Jalan Pemuda.

Namun rupanya pengendara tidak bisa bergerak karena polisi mendatanginya dan langsung mendorong hingga menabrak becak  yang ada di depannya dan kemudian terjatuh. Setelah melihat pelanggar terjatuh polisi itu kemudian langsung menolongnya.

Alvin Lee mengatakan, kejadian itu terekam kamera mobilnya saat berada di traffic light persimpangan jalan Tanjung ketika dirinya hendak menuju ke jalan Thamrin.

“Kamera mobil saya itu merekam ketika mobil kondisi nyala. Kok pas ada kejadian itu langsung saya download ke handphone (ponsel)  biar tidak kehapus,” ujarnya saat dihubungi halosemarang.id, Rabu (15/9/2021).

Menurutnya, sebelum didorong polisi hingga jatuh,  pengendara dan pembonceng itu sedang berhenti di lampu lalu lintas.

“Tapi saya tidak tahu apa permasalahannya. Motor itu mundur dan mau lurus ke arah ke Jalan Pemuda langsung didorong polisi,” ujarnya.

Ia melanjutkan, terlihat dari sisi belakang, motor pelanggar tidak dilengkapi plat nomor. Namun dirinya tidak tahu apakah sisi depan motor juga tidak terpasang plat nomor.

“Posisi saya berada di belakang motor itu jadi tahu sisi belakang tidak dilengkapi plat nomor,” ucapnya.

Menurutnya setelah kejadian tersebut, pengendara maupun pembonceng dibawa ke Pos Polisi yang berada di depan kantor PLN.

“Setelah itu saya tidak tahu,” tuturnya.

Alvin beranggapan kejadian tersebut tidaklah normal. Apakah untuk memberhentikan pelanggar harus dijatuhkan.

“Padahal kan ada yang membonceng. Kan juga ikut jatuh,” ucapnya.

Ia mengatakan kejadian itu sengaja diunggah di akun Instagramnya. Hal ini bertujuan agar menjadi sorotan publik dan  kepolisian.

“Saya upload di Instagram saya biar jadi sorotan publik dan kepolisian,” imbuhnya.(HS)

Share This

Persiapan Hadapi Persiraja, PSIS Asah Penyelesaian Akhir

Bupati Sukoharjo Serahkan Bantuan dari Baznas Jateng Untuk Anak Yatim Piatu