in

PMI Klaten Ajukan 110 Relawan Untuk Dapat Vaksin Dosis 3

Foto : Klatenkab.go.id

 

HALO KLATEN – Beredar kabar adanya sejumlah pejabat Pemkab Klaten yang menerima suntikan dosis ketiga atau booster vaksin Covid-19, mendapat tanggapan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klaten.

Ketua PMI Klaten, Purwanto Anggono Cipto, seperti dirilis Klatenkab.go.id mengatakan nama-nama penerima vaksin tersebut, adalah relawan PMI penunjang medis, yang kebetulan menjadi PNS di Pemkab Klaten.

Sebagai relawan yang terjun langsung dalam penanganan pandemi Covid-19, mereka juga sudah dibekali surat keterangan dari PMI. Bahkan surat keterangan itu diberikan sejak penetapan Kabupaten Klaten sebagai KLB Covid-19 tahun 2020 lalu.

“Kebetulan yang bersangkutan, selain relawan juga memiliki jabatan di Pemkab Klaten. Tapi kami bukan mengajukan mereka sebagai pejabat. Tanggung jawab kami, adalah kepada relawan PMI Klaten,” kata dia.

Dia mengatakan, para relawan yang bertugas dalam penanganan Covid-19 itu, juga berisiko tinggi terinfeksi. Karena itu mereka harus mendapat perlindungan, termasuk melalui booster vaksinasi.

“Sama halnya satpam rumah sakit yang berisiko terpapar virus Covid-19, begitu pula relawan PMI yang terjun langsung di lapangan, baik itu nakes (tenaga kesehatan) maupun penunjang medis. Tetapi tidak semua relawan PMI diberikan vaksin dosis ketiga. Hanya kepada yang benar-benar bersinggungan langsung dengan penanganan Covid-19,” kata dia, seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Dia menyebutkan relawan PMI Klaten yang mendapatkan vaksin dosis ketiga berjumlah 110 orang. Mereka terdiri atas tenaga medis, pengurus harian PMI, dan relawan PMI Klaten yang bertugas dalam penanganan Covid-19. Selain daftar tersebut, PMI tidak mengajukan nama-nama lain.

Karena itu pihaknya menyayangkan kabar adanya sejumlah pejabat yang mendapat booster vaksin. Informasi tersebut tidak lengkap, sehingga masyarakat hanya mengetahui sebagian informasi.

Purwanto berharap masyarakat tidak menyebarkan informasi secara tidak lengkap. Terlebih isu tersebut dinilai sensitif bagi masyarakat, sehingga dapat memicu kegaduhan yang tidak diperlukan. (HS-08)

Share This

Bupati Salurkan Bantuan PT Pelindo III (Persero) Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap

Sosialisasi Aplikasi Peduli Lindungi, Satlantas Polres Boyolali Lakukan Penyekatan