in

PMI Jepara Diminta Luruskan Pemahaman Warga tentang Bulan Dana

Sekda Jepara Edy Sujatmiko saat pertemuan dengan PMI Kabupaten Jepara. (Foto : jepara.go.id)

 

HALO JEPARA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara diminta meluruskan pandangan masyarakat, terhadap kegiatan Bulan Dana.

Selama ini, banyak yang menganggap Bulan Dana adalah masa penghimpunan pungutan wajib dari pemerintah atau organisasi “berbau” pemerintah, dengan sasaran masyarakat.

Hal tersebut ditekankan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara, Edy Sujatmiko, saat menerima jajaran PMI Kabupaten Jepara, di Ruang Rapat RMP  Sosrokartono, Selasa (13/6/2023).

“Tantangannya adalah mengubah citra itu, bagaimana agar masyarakat paham bahwa Bulan Dana merupakan masa, di mana PMI membuka kesempatan bagi masyarakat untuk beramal, yang akan digunakan untuk kegiatan kemanusiaan,” kata Edy Sujatmiko, seperti dirilis jepara.go.id.

Selain PMI unsur yang hadir dalam kegiatan itu, di antaranya kecamatan, perangkat daerah terkait, pokja satuan pendidikan, dan perguruan tinggi.

Mereka bertemu dalam persiapan pelaksanaan kegiatan Bulan Dana PMI Tahun 2023.

Edy Sujatmiko memimpin persiapan kegiatan tersebut, didampingi Ketua PMI Jepara Sutejo S Sumarto; Wakil Ketua, Dokter Dwi Susilowati; dan Sekretaris I, Arif Darmawan.

Menurut Edy Sujatmiko, penting untuk menjadikan warga memahami bahwa Bulan Dana PMI adalah kesempatan beramal untuk kemanusiaan.

“Ini agar tumbuh kesadaran warga, bahwa menyumbang melalui kegiatan Bulan Dana PMI adalah kebutuhan untuk beramal,” katanya.

PMI juga diminta belajar dari kisah sukses mengenalkan alat kontrasepsi.

“Dulu orang ber-KB, kan dipaksa. Sekarang sukarela mengeluarkan biaya sendiri untuk ikut KB, karena tahu bahwa itu memang kebutuhannya,” kata Edy Sujatmiko.

Karena itulah dia minta PMI menyosialisasikan pentingnya kegiatan Bulan Dana dengan baik.

Bulan Dana PMI tahun 2023, berpotensi mengumpulkan sumbangan Rp 3,463 miliar.

Targetnya mulai keluarga, pelajar, pegawai, perusahaan, hingga TNI Polri. Selain melalui list tingkat lembaga.

Sumbangan dapat dilakukan melalui kupon antara Rp 2.000 sampai Rp 10.000.

“Khusus penghimpunan melalui kupon, jangan dilakukan bersamaan pembagian bansos Bantuan Langsung Tunai. Khawatir ditafsirkan berbeda,” kata Sekda Edy Sujatmiko.(HS-08)

Sobo Stadion Joyokusumo, Dinporapar Pati Wujudkan Spot Olahraga Ramah Anak

Titik Balik bagi Si Semut dari Cervera