PMI Batang Bentuk Sibat Di Desa Mojotengah

Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Batang, Putut Husamadiman, dalam pengukuhan Tim Sibat Desa Mojotengah, Kecamatan Reban. (Foto : Batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang, hingga saat ini telah berhasil membentuk tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat, di delapan desa dan kelurahan di Kabupaten Batang.

Para anggota tim Sibat tersebut, menjadi sukarelawan PMI, yang terutama bertugas untuk menggalang kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi bencana serta mengurangi risiko.

Hal itu disampaikan Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Batang, Putut Husamadiman, dalam pengukuhan Tim Sibat Desa Mojotengah, Kecamatan Reban, Rabu (7/4).

”Delapan desa yang sudah dibentuk sibat oleh PMI Kabupaten Batang, antara lain di daerah pesisir ada Desa Klidang Lor, Kelurahan Karangasem Utara, Desa Kedungsegog, Desa Kuripan, Ujungnegoro dan untuk daerah pegunungan ada Desa Pranten, Desa Gerlang, dan Desa Mojotengah,” kata dia, seperti dirilis Batangkab.go.id.

Lanjut dia, salah satu kegiatan awal untuk pembentukan tim sibat, adalah perekrutan dan pelatihan. Dengan adanya pelatihan tersebut, tim Sibat diharapkan dapat melaksanakan kegiatan pengurangan risiko bencana di wilayahnya, sesuai panduan dan tujuan yang telah ditentukan.

Tim Sibat adalah warga masyarakat yang menyatakan diri sebagai sukarelawan PMI, dan bersedia mendarmabaktikan waktu, tenaga dan pikiran, untuk memotivasi, menggerakkan dan memobilisasi masyarakat di desanya.

Terbentuknya Sibat diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi upaya-upaya kesiapsiagaan bencana. Selain itu, dampak kesehatan, lingkungan, dan masalah sosial lainnya maupun tanggap darurat bencana di desanya atau lingkunganya.

”Dengan dimulainya kegiatan pemetaan bahaya, kerentanan, risiko dan kapasitas ini, menjadikan modal awal untuk membuat masyarakat aman dan mengetahui bahaya yang mengancam,” kata dia.

Dia berharap, 20 peserta yang dipilih, mampu menyerap ilmu yang diberikan oleh fasilator, sehingga ketika mereka diterjunkan langsung ke tempat bencana mereka siap.

“Pelatihan Sibat ini kami harap ada pelatihan lanjutan yang bisa memperkuat Desa Mojotengah ini ketika terjadi bencana harapannya mereka dahulu yang menolongnya, semoga tidak terjadi bencana dan hanya sekedar pelatihan saja,” ujar dia. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.