Plt Bupati Kudus : Pungli Masih Terjadi

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo, saat membuka konferensi video tim saber pungli, dalam rangka hari antikorupsi sedunia di Command Center Dinas Kominfo Kabupaten Kudus. (Foto : Jatengprov.go.id)

 

HALO KUDUS – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo mengakui pungli masih terjadi di berbagai tempat. Untuk dia mengajak semua pihak untuk berkomitmen mendukung gerangkan antipungli.

Menurut dia, pemerintahan yang bersih dari korupsi, dapat terwujud apabila dibarengi dengan komitmen semua pihak. Karena itu semua pegawai dan masyarakat, juga perlu mengubah mindset terkait korupsi, terutama pungli.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo, saat membuka konferensi video tim saber pungli, dalam rangka hari antikorupsi sedunia di Command Center Dinas Kominfo Kabupaten Kudus, Rabu (23/12), seperti dirilis Jatengprov.go.id.

Menurutnya, sampai saat ini pungli masih dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, Hartopo mengajak semua pihak untuk mendukung gerakan anti pungli, dari mulai staf di tingkat kabupaten hingga ke tingkat desa.

Diharapkan, jika mengetahui adanya pungli, maka masyarakat dapat melaporkan kejadian tersebut.

“Mari kita berkomitmen dan kawal bersama adanya pungli di Kabupaten Kudus. Yang paling penting, kesadaran dari diri sendiri. Kalau tahu ada pungli, langsung laporkan saja,” paparnya.

Disampaikan, Pemerintah Kabupaten Kudus akan menindak tegas oknum dan pelaku pungli. Hal tersebut sejalan dengan tujuan Pemkab Kudus menjadi kabupaten yang transparan dan bersih dari korupsi.

Tertib 3M

Terkait pandemi yang belum berakhir, Hartopo meminta kepada seluruh pegawai untuk tetap tertib menerapkan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.

Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam menerapkan 3M masih rendah, sementara kasus Covid-19 masih terus naik. Pihaknya meminta pegawai pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk memakai masker saat ngobrol.

“Saat ini, kasus Covid-19 terus merangkak dan saya lihat kesadaran masyarakat masih rendah. Padahal sudah sering dilaksanakan sosialisasi penerapan 3M. Saya imbau masyarakat pakai masker saat ngobrol,” kata dia. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.