PKL Segera Tempati Citywalk Kudus, Hartopo Berharap Perekonomian Makin Menggeliat

Plt Bupati Kudus HM Hartopo, di Pendopo Kudus, menyerahkan bantuan tenda dari perusahaan rokok Sukun, untuk para PKL Citywalk. (Foto : Laman Pemkab Kudus)

 

HALO KUDUS – Para pedagang kaki lima (PKL) yang sementara ini menempati Jl Kutilang (gang 1), dalam waktu dekat akan ditempatkan kembali ke kawasan Citywalk di Jl  Sunan Kudus.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo, berharap dengan penempatan tersebut, usaha para PKL makin menggeliat.

Harapan itu diungkapkan Hartopo, di Pendopo Kudus, ketika menyerahkan bantuan tenda dari perusahaan rokok Sukun, untuk para PKL tersebut, kemarin.

Hartopo mengucapkan terima kasih dan apresiasi, terhadap PR Sukun atas Corporate Social Responcibility (CSR) yang diarahkan untuk membantu PKL di kawasan Citywalk.

“Terima kasih atas perhatian Manajemen PR Sukun, yang telah terlibat mendorong bergulirnya kembali perekonomian di Kabupaten Kudus dengan menunjukkan kepeduliannya kepada para PKL yang akan kembali menempati tempat dikawasan Citywalk dengan memberikan bantuan berupa fasilitas tenda, Saya sangat apresiasi,” kata Hartopo seperti dirilis laman Pemkab Kudus.

Hartopo berharap dengan kembalinya geliat ekonomi ditengah pandemi dapat mendorong masyarakat untuk bangkit dan semangat dalam pemulihan taraf perekonomian, Dirinya pun berpesan untuk menjaga dan merawat fasilitas yang ada.

“Semoga dengan bantuan tenda untuk PKL kawasan Citywalk dari Manajemen PR. Sukun dapat membangkitkan geliat ekonomi masyarakat ditengah pandemi, Saya juga titip pesan kepada PKL agar selalu merawat dan menjaga fasilitas umum yang ada dengan baik agar kawasan itu tidak nampak kumuh sehingga dapat menarik minat beli konsumen,” pesanya.

Disinggung mengenai pelaksanaan dan jam operasional, Hartopo mengatakan bahwa akan disimulasikan terlebih dahulu dengan tetap mengacu pada Perbup Nomor 41 tahun 2020, tentang penegakan hukum dan penerapan protokol kesehatan. Pihaknya juga meminta masyarakat untuk menerima kembali kehadiran PKL tersebut.

“Mengenai jam operasional, sementara mengacu pada Perbup, karena saat ini masih dalam masa pandemi. Yang penting penerapan protokol kesehatan dilakukan secara disiplin. Pasti kami beri kelonggaran mengenai jam operasional. Harapan kami masyarakat sekitar dapat menerima atas kehadiran PKL dan tenda-tenda ini sebagai awal mulai berjalanya perekonomian meski di tengah pandemi,” terangnya.

Sementara itu, Deka Hendratmanto selaku perwakilan PR Sukun mengatakan ada sebanyak 120 tenda, yang diberikan kepada para PKL dengan rincian tenda untuk PKL souvenir dan tenda untuk PKL kuliner.

“Total sebanyak 120 pasang tenda, 60 tenda bagi PKL souvenir ukuran panjang dan lebar 1.5 meter serta 60 pasang tenda untuk PKL kuliner ukuran panjang 3 meter dan lebar 2.5 meter, Selain itu kami berikan pula 2 buah kaos sebagai identitas PKL kawasan tersebut,” kata dia.

Ke depan pihaknya bersama Dinas Perdagangan, akan memantau dan memberikan perawatan berkala terhadap fasilitas yang diberikan, agar dapat mengontrol keawetan tenda-tenda tersebut

“Kami tidak lepas tangan dalam hal perawatan,” kata dia. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.