PKK Jateng Sebarkan Hobi Bertanam, Atikoh: Tak Perlu Lahan Luas, Cukup di Pekarangan

Ketua TP PKK Jawa Tengah, Atikoh Ganjar Pranowo, mengikuti Webinar bertema Pemanfaatan Halaman Pekarangan dalam rangka Penanggulangan Stunting. (Foto: jatengprov.go.id)

 

HALO SEMARANG – Tak butuh lahan luas untuk bertanam. Pekarangan rumah di perkotaan pun dapat menjadi lahan untuk menyalurkan hobi dengan beragam tersebut.

Ajakan untuk mengembangkan hobi bertanam tersebut, disampaikan Ketua TP PKK Jawa Tengah, Atikoh Ganjar Pranowo, dalam webinar bertema Pemanfaatan Halaman Pekarangan dalam rangka Penanggulangan Stunting. Kegiatan yang diselenggarakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jawa Tengah tersebut, diikuti pula oleh 50 orang dari TP PKK kabupaten dan kota di seluruh Jateng.

Menurut Atiqoh, pada masa pandemi Covid1-19, di mana orang lebih banyak di rumah, bertanam dapat memberikan banyak manfaat. Bukan sekadar membunuh waktu, tetapi juga bisa menghasilkan produk yang memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Selain bertanam, masyarakat juga dapat membudidayakan lele di dalam tong. Produk hewani ini dapat menjadi sumber protein bagi keluarga.

“Ini adalah aktivitas yang menghasilkan energi positif, yang bisa tetap kita laksanakan saat berada di rumah. Aktivitas yang sekaligus hobi ini juga bisa menumbuhkan hormon kebahagiaan,” tuturnya.

Bertanam di lahan sempit di kawasan perumahan di perkotaan pun bisa dilakukan. Untuk itu dia mengajak Tim Penggerak dan kader PKK, untuk terus menyebarkan virus bertanam, meski hanya memiliki lahan sempit.

“Bisa  menggunakan pot, vertikultur (bertanam vertikal dengan pot)  bahkan,  pakai gelas bekas air mineral. Selain itu, kita bisa memanfaatkan sampah (sebagai pupuk), semua itu bisa dimanfaatkan ketika hanya memiliki halaman sempit,” paparnya.

Pada webinar tersebut, selain dipaparkan mengenai teori juga ditunjukan mengenai praktik membuat pupuk dan bertanam di pekarangan. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.