in

Pj Bupati Kudus Ajak Warga Rawat Lingkungan

Pj Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan, menanam tabebuya dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia, di area Kudus City Walk, Kamis (21/12/2023). (Foto : kuduskab.go.id)

 

HALO KUDUS – Penjabat (Pj) Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengajak warganya untuk merawat lingkungan, termasuk dengan menghijaukan lingkungan masing-masing.

Ajakan itu disampaikan Pj Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan, setelah memimpin apel dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia, di area Kudus City Walk, Kamis (21/12/2023).

Menurut Bergas, aksi menghijaukan lingkungan itu penting, terutama untuk mencegah bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor.

“Bumi tempat kita hidup harus kita rawat bersama. Kita harus bergotong royong untuk merawat lingkungan. Dimulai dari kita,” paparnya, seperti dirilis kuduskab.go.id.

Pj Bupati mengapresiasi adanya 39 program kampung iklim (Proklim) di Kabupaten Kudus.

Dia berharap semakin banyak desa di Kabupaten Kudus yang melaksanakan proklim.

Bergas juga mengimbau generasi muda masing-masing desa terlibat aktif, terutama dalam pengolahan sampah.

“Kalau bisa generasi muda proklim ikut andil dalam perawatan lingkungan. Contohnya ikut memilah dan mengolah sampah,” imbuhnya.

Setelah apel, Pj Bupati menanam pohon tabebuya di pinggir jalan Jalan AKBP Agil Kusumadya.

Aksi menanam pohon itu bekerja sama dengan PT Nojorono Tobacco International. Bergas menyatakan telah menggandeng stakeholder, untuk turut menghijaukan dan mempercantik Kabupaten Kudus. Guna ketahanannya terjaga, Bergas mengimbau agar pegiat lingkungan dan relawan ikut merawat pohon.

“Sudah ada ribuan pohon yang ditanam bekerjasama dengan stakeholder. Yang penting perawatannya terjaga biar tetap bertahan. Tidak boleh sekadar seremonial,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur PT Nojorono Tobacco International, Arief Goenadibrata menjelaskan rangkaian aksi penanaman pohon tabebuya yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kudus, telah berlangsung sejak tahun lalu.

Arief menyatakan telah menanam sekitar 3.900 an pohon dan akan dilakukan secara rutin.

“Ini merupakan salah satu tanggung jawab kami dalam pelestarian lingkungan, penghijauan, dan membuat Kudus makin cantik,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Penjabat Bupati Kudus juga menyerahkan Sertifikat Penghargaan Program Kampung Iklim (ProKlim) kepada 11 desa.

Terdiri atas Sertifikat penghargaan ProKlim kategori Utama untuk dua desa, Sertifikat penghargaan ProKlim kategori Madya untuk 8 desa, dan Sertifikat penghargaan ProKlim kategori Madya untuk satu desa.

Kepala Dinas PKPLH Kudus Abdul Halil menjelaskan Penyerahan Sertifikat Penghargaan ProKlim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia untuk menambah luasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik di Kabupaten Kudus. Lebih lanjut, penghargaan sebagai apresiasi bagi masyarakat yang telah bergerak merawat lingkungan di wilayah setempat.

‘’Sertifikat itu bertujuan memberikan apresiasi kepada masyarakat di tingkat tapak yang sudah berkontribusi nyata dalam memperbaiki kualitas lingkungan hidup melalui Program Kampung Iklim,’’ kata dia. (HS-08)

Siap Hajar Penerus McGregor

Presiden Jokowi Luncurkan Ragam Transportasi Darat Ramah Lingkungan di IKN