in

“Pinjol Masuk Kampus”, Ini Komentar Anggota DPR RI Yoyok Sukawi

Anggota Komisi X DPR RI, AS Sukawijaya alias Yoyok Sukawi.

HALO SEMARANG – Anggota Komisi X DPR RI, AS Sukawijaya alias Yoyok Sukawi menyoroti banyaknya mahasiswa yang membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan meminjam melalui pinjaman online (Pinjol).

Sebagai contoh, di Institut Teknologi Bandung (ITB) pihak kampus menyediakan skema cicilan pembayaran uang kuliah via pinjaman online (pinjol).

Yoyok Sukawi menyebut bahwa kampus terutama Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tidak pantas menyediakan skema pembayaran UKT melalui Pinjol.

“Terkait ‘pinjol masuk kampus’ saya sangat menyayangkan sekali. Harusnya pihak kampus atau pemerintah memiliki solusi lain. Ini fenomena tidak baik. Entah itu pinjol resmi atau tidak, banyak mudaratnya,” ujar Yoyok Sukawi pada Kamis (1/2/2024) di Semarang.

Legislator dari Partai Demokrat ini juga mengusulkan beberapa usulan seperti relaksasi pembayaran UKT bagi mahasiswa.

“Harusnya ada relaksasi. Seperti bisa dibayarkan berapa kali atau diliburkan dulu, karena memang saat ini ekonomi masih sulit. Jangan anggap mahasiswa konsumen, mereka ini pelajar masa depan bangsa. Selain itu perbanyak juga beasiswa seperti Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) dan nanti saya akan mengusulkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai mitra kami di Komisi X,” lanjut Yoyok Sukawi.

Selain itu, Yoyok Sukawi juga menyebut di Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) disebut bahwa pinjaman bagi mahasiswa tidak diperbolehkan adanya bunga. Hal ini tertuang pada pasal 76 ayat 2 poin C yang menyebut pinjaman dana tanpa bunga yang wajib dilunasi setelah lulus dan/ atau memperoleh pekerjaan.

“Jadi jelas di UU Sidiknas disebut kalau ada pinjaman tak boleh ada bunga,” tutup Yoyok Sukawi.(HS)

Lagi-lagi Prabowo Jadi Korban Hoaks, Diisukan Sakit Padahal Enerjik di Tengah Rakyat

Tingkatkan PAD, Dewan Dorong Pemkot Semarang Gali Potensi dari Sektor Retribusi