in

Pilkades PAW Karangsari, Istri Mendiang Kepala Desa Menang Telak

Acara Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu Karangsari Kecamatan Rowosari, Selasa (1/3/2022)

HALO KENDAL – Pemerintah Desa Karangsari Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal melalui Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD), menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Antar Waktu di Balaidesa setempat, Selasa (1/3/2022).

Acara pilkades diikuti 80 pemilih dari unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, lembaga-lembaga desa (termasuk Ketua RT/RW), serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Pilkades Desa Karangsari digelar untuk menentukan kepala desa yang akan meneruskan kepemimpinan sebelumnya karena meninggal dunia tahun 2021.

Ada dua calon kandidat yang bertarung dalam pemilihan tersebut yakni Basuki dan Komsa’adah (istri dari kepala desa sebelumnya).

Dalam acara pilkades dipimpin oleh Ketua P2KD, Dian Sri Wahyuni yang juga menjabat sebagai Sekretaris Desa Karangsari.

Dalam pemilihan tersebut, istri almarhum Kades sebelumnya yaitu Komsa’adah mendapat dukungan suara separuh lebih dari peserta pemilihan yakni 52. Sedangkan lawannya mendapatkan suara 27.

Usai acara Ketua P2KD Karangsari Dian Sri Wahyuni mengatakan, dalam pilkades ini pihaknya sudah menawarkan dua opsi kepada warga pemilih. Yakni opsi musyawarah dan votting.

“Untuk pemenang Bu Komsa’adah dengan 52 suara, sedangkan kandidat Pak Basuki mendapatkan 27 suara. Untuk suara rusak ada satu,” terang Dian Sri Wahyuni.

Dijelaskan, usai acara pihaknya langsung menyerahkan laporan hasil kegiatan pilkades kepada pihak Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Alhamdulillah proses musyawarah pilkades berjalan aman dan tertib dengan dikawal oleh beberapa lembaga desa, tokoh masyarakat dan tokoh agama Desa Karangsari,” ungkap Dian.

Sementara itu, Kepala Desa PAW Karangsari terpilih, Komsa’adah mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk meneruskan program dari kepala desa sebelumnya, yang tak lain mendiang suaminya.

Alhamdulillah, saya diberikan kepercayaan untuk meneruskan cita-cita almarhum, dan meneruskan program desa yang belum terealisasi saat almarhum menjabat dulu,” ungkapnya sambil mata berkaca.

Dijelaskan, untuk program yang menjadi cita-cita kades sebelumnya, yaitu ekonomi kerakyatan. Yakni bagaimana mengangkat potensi desanya terhadap sumber daya dan faktor-faktor produksi UMKM di desanya tersebut.

“Jadi almarhum punya cita-cita untuk memajukan UMKM di Desa Karangsari ini. Selain itu pemerintah desa harus berperan dalam merencanakan, mengatur, dan mengarahkan kegiatan perekonomian dan bisnis secara umum,” ujar Komsa’adah.

Di Desa Karangsari Kecamatan Rowosari banyak warga yang mengelola produk makanan ringan. Selain itu di Desa Karangsari juga terkenal dengan ditemukannya beberapa situs cagar budaya. (HS-06).

Pertamina : Kenaikan Harga LPG Non Subsidi Tak Pengaruhi Harga LPG Subsidi 3 Kilogram

Pemprov Jateng Kirim Bantuan Korban Bencana Alam Sumatera Barat