Pesta Miras, Enam Orang Remaja Dilaporkan Warga Karena Meresahkan

Katim Resmob Elang Utara Polsek Semarang Utara, Aiptu Agus Supriyanto bersama para anggota memberi peringatan para remaja yang sedang pesta miras, Sabtu (27/2/2021) siang.

 

HALO SEMARANG – Enam orang remaja yang sedang pesta minuman keras di Jalan Empu Tantular, Kelurahan Bandaharjo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Mereka dilaporkan warga karena dianggap meresahakan. Hal ini terjadi pada Sabtu (27/2/2021) pukul 14.50, saat sekelompok remaja ini sedang pesta alkohol di kebun dekat daerah jalan tersebut.

Akibat tindakan remaja tersebut, masyarakat sekitar mulai resah dan melaporkan ke Polsek Semarang Utara.
Mendapat laporan tersebut, Katim Resmob Elang Utara Polsek Semarang Utara, Aiptu Agus Supriyanto bersama beberapa anggota mendatangi lokasi.

Saat tiba di lokasi, Aiptu Agus mendapatkan enam remaja tersebut sedang mabuk.

Bahkan, ada salah satu remaja yang sudah mabuk berat dengan kondisi badan lemas tak berdaya akibat mengkonsumsi minuman keras jenis ciu.

Geram dengan tindakan remaja yang meresahkan tersebut, Aiptu Agus memberikan hukuman disiplin berupa push-up dan harus mengucapkan janji secara bersama agar tidak mengulangi aksi meresahkan ini.

“Kami amankan enam remaja dari Kampung, Kebonharjo, Bandaharjo, Gunung Berintik, dan Kampung Pelangi Semarang,” ujarnya.

“Usia mereka masih di bawah umur yakni antara 16-17 tahun sehingga kami hanya memberikan pembinaan,” lanjutnya.

Menariknya, ada salah satu remaja yang diberi hukuman tambahan lantaran memiliki tato di badannya.

Polisi kemudian menyuruh mereka mencari bunga di kebun tempat mereka mabuk.

Tak kaget, para remaja yang terhitung mabuk berat kemudian sempoyongan ketika diberi tugas tersebut.

Bahkan ada seorang remaja jatuh bangun tak mampu mengendalikan keseimbangan tubuh mereka lantaran mabuk berat.

“Kami ingin memberikan efek jera dan pembelajaran bahwa mabuk miras tak baik untuk mereka,” katanya.

Dia mengimbau, kepada orang tua agar memantau kegiatan anak-anaknya.
Begitupun dengan para remaja agar mengisi waktu dengan kegiatan positif dan bermanfaat bagi orang lain.

“Kami menyuruh mereka langsung pulang ke rumah. Tentu ada pendampingan dari teman mereka yang menjemput ke lokasi,” tandasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.