Pesimistis Bisa Kejar Joan Mir

Maverick Vinales/dok.

 

HALO SPORT – Maverick Vinales, pembalap Monster Energy Yamaha, mulai pesimistis mengenai peluangnya untuk menjadi juara dunia MotoGP 2020.

Pembalap Spanyol berusia 25 tahun ini tertinggal 19 poin di belakang pimpinan klasemen sementara, Joan Mir. Namun, Maverick tak yakin bisa menyalip kompatriotnya itu.

Pada MotoGP Teruel, 25 Oktober lalu, Vinales hanya finis di urutan ketujuh dari grid keempat. Sebaliknya, Mir, yang start di posisi ke-12, justru berhasil menyalipnya dan finis ketiga.

Dari 11 balapan sejauh ini, Vinales cuma mampu naik podium tiga kali. Bandingkan dengan Mir yang menembus podium enak kali.

Dengan tersisa tiga seri, peluang Maverick sebenarnya masih terbuka. Mengoleksi 118 poin, dia berpeluang menyalip Mir yang sudah mengemas 137 angka.

Untuk itu, syaratnya berat. Bukan hanya harus meraih podium di semua seri, melainkan juga berharap Mir gagal terus.

Selain itu, para pesaing seperti Fabio Quartararo, Franco Morbidelli dan Andrea Dovizioso juga harus gagal. Fakta tersebut yang menjadikan Maverick pesimistis.

‘’Tak mungkin dengan motor yang kami punya sekarang,’’ ungkap Vinales seperti dikutip dari Motorsport.

‘’Suzuki sekarang di level yang berbeda. Kami tidak bisa melakukan apa-apa,’’ tandasnya.

Dia sangat berharap motornya sempurna di Valencia. Di samping itu, punya start bagus agar bisa nyaman di depan.

‘’Saya ingin mencoba kembali segar saja. Kami tak punya senjata untuk melawan Suzuki yang kuat di trek lurus dan luwes di tikungan,’’ tuturnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.