in

Pertemanan Terjaga, Rivalitas Jalan Terus

Bagnaia (kiri) dan Bezzecchi/dok

HALO SPORT – Pertemanan terjaga, tapi rivalitas di lintasan jalan terus. Itulah yang terjadi antara dua pembalap Ducati, Francesco Bagnaia dan Marco Bezzecchi.

Bagnaia membela tim pabrikan Lenovo Ducati, sedangkan Bezzecchi memperkuat skuad satelit Mooney VR46.

Dalam klasemen sementara MotoGP 2023, Pecco, sapaan akrab Bagnaia, memimpin dengan mengemas 94 poin.

Sementara Bezzecchi menguntit dengan hanya tertinggal satu angka.

Dua pembalap ini adalah murid Valentino Rossi.
Meski bersaing ketat di trek, hubungan keduanya di luar lintasan tetap hangat.

’’Rivalitas di antara kami seperti yang Anda lihat di luar. Saat balapan, Pecco sering mendatangi saya. Kami berteman, sangat dekat,’’ ujar Bezzecchi seperti dilansir dari Paddock-GP.

Namun, lanjut dia, pertemanan itu hilang ketika beradu kecepatan di lintasan.

’’Saya hanya ingin semuanya tetap seperti sekarang,’’ tegas Marco.

Pembalap asal Italia ini belum memikirkan gelar juara dunia, tapi menikmati musim 2023 dengan hasil yang lebih baik.

’’Bagus, karena saya bisa menempel Pecco di klasemen. Saat ini sangat mudah kehilangan banyak poin dalam satu pekan balapan. Itu karena format lomba sprint dan balapan utama,’’ papar rider kelahiran Rimini ini.

Bezzecchi mengakui hasil sejauh ini sangat fantastis.

Tandem Luca Marini itu sudah memenangi Grand Prix (GP) Argentina dan GP Prancis.

Marco kini menantikan GP Italia di Sirkuit Mugello, 9-11 Juni mendatang.

’’Saya tak sabar membalap di Mugello yang merupakan balapan kandang saya,’’ ungkapnya. (HS-06)

Sebut Sterling sebagai Sosok Berbahaya

Tak Masalah Tampil di Liga Europa