Pertamina Siap Layani Kebutuhan BBM di Jalur Mudik dan Wisata

General Manager Pertamina MOR IV Jateng, Iin Febrian saat memberikan keterangan pers terkait persiapan Pertamina menjelang Hari Besar Natal 2019 dan Libur Tahun Baru 2020 kepada awak media.

HALO SEMARANG – PT Pertamina (persero) MOR IV Jateng dan DIY siap melayani kebutuhan masyarakat terutama dalam hal pemenuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan melakukan perjalanan mudik dan berwisata saat Hari Besar Natal 2019 dan Libur Pergantian Tahun Baru 2020. Yakni Pertamina dengan telah menyiapkan sebanyak total 868 SPBU yang berada di lokasi strategis di jalur mudik dan wisata di wilayah Jawa Tengah.

Hal ini diungkapkan General Manager Pertamina MOR IV Jateng, Iin Febrian, Kamis (12/12/2019).
Iin menambahkan, hal tersebut telah dikoordinasikan untuk dapat beroperasi selama 24 jam. Serta akan menambah stok pasokan BBM di SPBU tersebut.

“Kami memaksimalkan jumlah SPBU yang ada, yang jaraknya tidak terlalu jauh sekitar 4-5 KM. Sedangkan untuk antisipasi traffic cukup yang tinggi pada puncaknya, serta kemungkinan kemacetan yang terjadi. Sehingga diarahkan SPBU untuk buka 24 jam, dan stok akan ditambah di SPBU tersebut, dan juga menambahkan kantong SPBU bersama,” tambah Iin.

Sedangkan daerah yang masih menjadi tempat favorit masyarakat untuk berwisata, yaitu Solo dan Jogja serta beberapa tempat lainnya di Jawa Tengah. Selain itu untuk melayani kebutuhan LPG di Jawa Tengah, pihaknya memperkuat pelayanan hingga sampai di pangkalan yang bersentuhan langsung ke masyarakat.

“Saat ini sebanyak 4.755 Pangkalan LPG PSO serta 490 outlet LPG Non PSO di Jawa Tengah yang akan tetap buka di tanggal merah atau hari libur dengan mempertimbangkan waktu ibadah. Dan secara keseluruhan kami telah siap untuk melayani konsumen BBM dan LPG serta penumpang maskapai penerbangan selama Hari Raya Natal dan libur Tahun Baru 2020,” kata Iin.

Seperti diketahui, menjelang peringatan Hari Besar Natal 2019 dan Libur Tahun Baru 2020, PT Pertamina (persero) MOR IV Jawa Tengah dan DIY akan menambah stok BBM jenis gasoline hingga 15 persen dari rata-rata harian normal sebesar 13.038 kiloliter menjadi 14.969 kiloliter.
Sedangkan untuk wilayah Jawa Tengah itu sendiri diperkirakan persentase kenaikan BBM juga sama yaitu 15 persen dari 11.084 Kiloliter menjadi 12.698 Kiloliter. Untuk stok LPG di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta secara total juga akan ditambah sebanyak 7,9 persen dari rataan harian normal sebesar 3.867 metric ton menjadi 4.174 metric ton.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.