Persiapan Piala Menpora 2021, PSIS Mulai Latihan Taktik

Internal game PSIS di Stadion Citarum, Kota Semarang, Selasa (16/3/2021) pagi. (Dok/PSIS).

 

HALO SEMARANG – Tim pelatih PSIS kembali menggelar internal game jelang pelaksanaan Piala Menpora 2021.

Jika sebelumnya internal game digelar di Kendal, kali ini internal game digelar di Stadion Citarum, Kota Semarang, Selasa (16/3/2021) pagi.

Internal game ini, selain untuk melihat perkembangan fisik pemain, juga disisipi latihan taktik dan strategi. Tim pelatih membagi tim dalam dua kelompok yang berbeda, yakni tim biru dan tim kuning dengan kombinasi pemain senior dan pemain Elite Pro Academy (EPA) seperti Damas, Syiha, Riski Fajar, Farrel, dan Aqsha.

Di starting XI pertama, tim biru diisi oleh Jandia Eka Putra, Fredyan Wahyu, Alfeandra Dewangga, Rio Saputro, Pratama Arhan, Finky Pasamba, Eka Febri, Komarudin, Fandi Eko, Hari Nur, dan M Ridwan.

Sementara tim kuning berisikan Joko Ribowo, Frendi Saputra, Soni Setiawan, Wahyu Prasetyo, Syiha , Damas, Kartika Vedhayanto, Mahir Radja, Farrel, Riyan Ardiyansyah, dan Andreas Ado.

Di bench, ada beberapa pemain seperti Septian David Maulana, Abanda Rahman, dan Safrudin Tahar yang mendapatkan tambahan porsi latihan.

Pada babak pertama, tim kuning memimpin melalui gol Farrel memanfaatkan umpan Frendi Saputra dari sisi kiri.

Saat babak kedua, Imran Nahumarury selaku nahkoda tim melakukan beberapa pergantian pemain dan variasi strategi.

Beberapa pemain yang sebelumnya di bench dimasukkan oleh Imran supaya chemistry antarpemain semakin terbentuk, setelah enam bulan lebih vakum latihan.

Gol pun kembali tercipta di babak kedua oleh tim kuning setelah Fandi Eko mencetak gol melalui titik putih ke gawang Jandi Eka Putra.

Pada pertengahan babak kedua, Andreas Ado memperkecil keadaan setelah mencetak gol melalui sepakan ke gawang M Fadli.

Setelah itu Hari Nur menyamakan kedudukan untuk tim biru setelah memanfaatkan umpan Komarudin.

Namun skor akhir tetap menjadi milik tim kuning setelah Farrel memastikan kemenangan 3-2 melalui golnya.

Usai pertandingan, Imran mengatakan bahwa internal game kali ini ditekankan untuk melihat perkembangan pemain setelah sepekan lebih berlatih.

“Perkembangan anak-anak lebih baik dari internal game sebelumnya. Bukan soal hasil juga hari ini. Fisik anak-anak sudah meningkat walaupun belum maksimal,” tutur Imran.

Selain itu, Imran juga mengungkapkan, tujuan internal game kali ini untuk melihat kondisi pemain yang baru datang.

“Ini juga untuk menaikkan kondisi pemain baru datang. Semua pemain kami berikan menit play. Masukin taktital juga seperti yang selama ini diterapkan coach Dragan,” pungkas Imran.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.