in

Persiapan Pemilu 2024, Bawaslu Kendal Mulai Siapkan Langkah Pengawasan

Anggota Bawaslu Kendal saat mengikuti rapat membahas persiapan pengawasan Pemilu 2024, Selasa sore (7/9/2021).

 

HALO KENDAL – Meski Pemilihan umum (Pemilu) baru akan dilaksanakan pada tahun 2024, namun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kendal sudah menyiapkan langkah pengawasan pelaksanaan Pemilu mendatang.

Hal tersebut disampaikan Komisioner Bawaslu Jawa Tengah, Sri Sumanta, Selasa sore (7/9/2021).

Menurutnya, secara hitungan waktu pelaksanaan pemilu memang masih lama. Namun tahapan pengawasan di Bawaslu sudah dimulai pada awal 2022.

“Sekalipun pelaksanaannya masih Februri 2024, Bawaslu tidak boleh lengah. Mulai awal 2022, Bawaslu sudah harus mulai melakukan pengawasan,” ujar Sri Sumanta.

Terutama terkait Daftar Pemilih Lanjutan yang menurutnya perlu dipantau.

“Apalagi pada Pemilu 2024 ada dua momen politik. Yakni Pemilu Presiden dan Pemilu Kepala Daerah,” ujar Sri Sumanta.

Untuk itulah, saat ini Bawaslu selalu memberi penguatan kapasitas pada semua anggota. Bahkan sudah ada deklarasi di desa-desa dengan “Desa Anti Politik Uang.

“Selain itu juga ada sekolah Kader Pengawasan Pemilu (SKPP) yang dilaksanakan secara daring, dengan membentuk relawan Bawaslu. Juga ada deklarasi Pusat Studi Advokasi dan Keadilan Pemilu (Pusaka Pemilu),” ujar Sri Sumanta.

Sementara Dekan Fakultas Hukum Uniss Kendal, Sitta Soraya mengatakan, saat ini pihaknya menjalin kerja sama dengan Bawaslu Kendal.

“Nantinya para mahasiswa Fakultas Hukum akan terjun ke lapangan, untuk membantu Bawaslu sebagai pengawas partisipasif,” jelasnya.

“Selain itu, kami juga akan menerjunkan mahasiswa hukum untuk mensosialisasikan pemilu. Sebab tahapan pemilu sudah dimulai tahun 2023,” imbuh Sitta.

Ia menambahkan, dengan adanya kerja sama yang dituangkan dalam MoU bersama Bawaslu, tentu setiap ada kegiatan sosialisasi, para mahasiswa akan dilibatkan.

“Saat ini kita sudah melakukan program kerja dengan mengadakan webinar, zoom, seminar dan kuliah umum yang melibatkan para pakar,” pungkas Sitta.(HS)

Share This

176 Murid SMP NU 11 Sukorejo Kendal Divaksin Di Sekolah

Semangat Menggebu Pegiat Radio TV Daerah Usai Persada Dinahkodai Ganjar