Persiapan Latihan Perdana, Skuad PSIS Jalani Swab Test VVIP

Salah satu pemain PSIS, Mahir Radja Satya menjalani swab test di Lobi DPRD Kota Semarang, Rabu (26/8/2020).

 

HALO SEMARANG – Sebanyak 65 orang yang terdiri dari pemain PSIS dan jajaran ofisial menjalani swab test di Lobi DPRD Kota Semarang, Rabu (26/8/2020).

Sejumlah pemain PSIS yang mengikuti swab misalnya, Hari Nur Yulianto, Jonathan Cantillana, Joko Ribowo, Septian David, M Ridwan, Alfeandra Dewangga, Komarodin dan pemain lainnya.

Pelatih kepala PSIS, Dragan Djukanovic dan stafnya juga ikut dalam swab test tersebut. Sementara sejumlah pemain dari luar Jawa dan tiga pemain asing, Bruno Silva, Wallece Costa, Flavio Beck Jr belum datang.

Perwakilan Manajemen PSIS, Danur Rispriyanto mengatakan, pihaknya berharap seluruh anggota tim PSIS hasil tesnya negatif.

Dia juga berterima kasih kepada DPRD Kota Semarang dan Pemkot Semarang yang memfasilitasi swab test tersebut. Menurutnya ini adalah salah satu syarat untuk mengarungi kompetisi di tengah pandemi Covid-19.

“Pemeriksaan seperti ini akan rutin kami lakukan. Apalagi PSIS nanti juga main home dan away dalam lanjutan kompetisi,” ujarnya.

“Kami berterima kasih pada pihak yang memfasilitasi tes swab kepada 65 orang di tim PSIS. Ini mungkin tim pertama yang melakukan swab untuk bisa memenuhi persyaratan di Liga 1,” sambungnya.

Salah sat pemain PSIS, Hari Nur Yulianto mengaku meski sudah menjalani swab test, namun dirinya mengaku belum lega.

“Belum lega, karena kan kita menunggu hasil. Untuk protokol kesehatan di mess memang ada dan lengkap, walau sedikit ribet tapi harus diterapkan,” tandasnya.

Dalam swab test ini, personel PSIS mendapatkan pelayanan VVIP dari Dinas Kesehatan Kota Semarang. Hasil tes sendiri akan langsung keluar sehari setelah pelaksanaan tes.

Hal itu diungkapkan Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Semarang, Dani Miarso di sela-sela swab test.

“Hasilnya akan langsung keluar, Kamis (27/8/2020). Paling lambat Kamis sore, didoakan saja cepat keluar dan hasilnya negatif semua,” ujarnya.

Jika nanti hasilnya ada yang kurang menggembirakan, pihaknya ingin pemain tenang. Selain itu sudah disediakan beberapa tempat isolasi oleh Pemkot Semarang.

“Jika nanti ada yang positif, tetap pemain bisa latihan, tapi akan dipisah dari pemain lainnya. Mereka akan latihan sendiri dipandu dengan instruktur atau pelatih,” imbuhnya.

Dia menyarankan para pemain agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Terutama saat makan dan bersinggungan dengan suporter.

“Tetap jaga kondisi fisik dan suplai vitamin yang cukup. Jangan sampai lepas masker kalau bersinggungan langsung dengan suporter tanpa pelindung diri,” tandasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.