Persiapan Latihan di Masa Pandemi, Dokter Tim PSIS: Semua Komponen Harus Disiplin Jaga Protokol Kesehatan

Foto ilustrasi: Skuad PSIS di Liga 1 2020.

 

HALO SEMARANG – Manajemen PSIS baru saja menggelar rapat virtual dengan pemain dan official melalui aplikasi Zoom pada Senin (17/8/20) malam.

Dalam rapat tersebut, dari jajaran manajemen hadir CEO PSIS Yoyok Sukawi, Dirut PT Mahesa Jenar Semarang (PT MJS) Joni Kurnianto.

Komisaris PT MJS Setyo Agung Nugroho, GM PSIS Wahyoe ‘Liluk’ Winarto, dan Manajer Tim Immanuel Anton.

Sementara dari pemain dan official, hampir semuanya juga menghadiri rapat tersebut, seperti pelatih kepala Dragan Djukanovic beserta skuad PSIS baik asing mau pun lokal. Termasuk dokter tim PSIS, Alfan Nur Asyhar.

Tak hanya soal urusan tim, masalah kesehatan juga disinggung dalam rapat virtual tersebut. Dokter tim PSIS, Alfan Nur Asyhar menjelaskan, bahwa kompetisi Liga 1 yang dilanjutkan di tengah pandemi mengharuskan semua komponen di tim PSIS untuk lebih disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Saya berpesan supaya semuanya mampu disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. Karena kedisiplinan pemain menjadi salah satu kunci untuk PSIS mengikuti kompetisi. Tim dokter PSIS juga akan berpegangan dengan aturan protokol kesehatan yang dibuat oleh PSSI,” kata Alfan.

“Untuk pemain juga jangan panik, yang penting tetap disiplin dan setiap ada keluhan soal kesehatan, segera menghubungi tim dokter untuk segera ada penanganan. Tim dokter juga telah merekomendasikan penambahan fasilitas seperti alat cuci tangan di mes dan stadion,” imbuhnya.

Manajemen PSIS sendiri sedari awal sudah berkomitmen bahwa mereka akan memprioritaskan urusan kesehatan pemain serta official pada saat lanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Usai rapat, Liluk selaku GM PSIS menyampaikan, bahwa rapat dilakukan untuk menjelaskan ke pemain dan ofisial terkait persiapan menghadapi lanjutan Liga 1 2020.

“Kami telah melakukan rapat dengan pemain dan ofisial. Manajemen bersifat terbuka dengan memaparkan kondisi tim dengan memperhatikan SKEP PSSI dan hasil manager meeting yang dilakukan PT LIB selaku operator liga, dengan perwakilan 18 klub Liga 1,” tandas Liluk, Selasa (18/8/2020).

“Soal hak pemain juga kami sampaikan bagaimana skemanya. Kami berpegang pada SKEP PSSI. Terus soal protokol kesehatan yang cukup penting juga kami sampaikan bagaimana nanti pelaksanaannya dan prosedurnya,” imbuh pria yang juga wakil ketua DPRD Kota Semarang ini.

Liluk juga menjelaskan, bahwa manajemen PSIS berharap seluruh pemain dan ofisial bersedia kembali mengikuti kompetisi Liga 1 2020 dengan kondisi penuh tantangan dan keterbatasan seperti saat ini.

Tak hanya Liluk, pelatih kepala PSIS, Dragan Djukanovic juga menyuarakan hal serupa. Pelatih berlisensi UEFA Pro ini juga ingin seluruh pemainnya kembali ke tim untuk berjuang bersama meraih prestasi di kompetisi Liga 1.

“Ini kondisinya memang serba sulit. Tapi kita harus memahami keadaan yang ada, dan saya berharap kita semua kembali bersama-sama membawa PSIS berprestasi di kompetisi Liga 1 tahun ini dengan bermain maksimal serta kerja keras,” ujar Dragan.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.