in

Perpisahan KKN, Mahasiswa dan Warga Botorejo Demak Tanam Pohon Bersama

Mahasiswa KKN UIN Walisongo melalukan penanaman pohon di lokasi KKN bersama warga RT 1 RW 5, Desa Botorejo, Kecamatan Wonosalam, Demak, Sabtu (21/8/2021).

 

HALO DEMAK – Dengan berakhirnya program Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Dari Rumah atau dikenal dengan KKN MIT DR UIN Walisongo Semarang, dimanfaatkan mahasiswa untuk melakukan penanaman pohon bersama warga RT 1 RW 5, Desa Botorejo, Kecamatan Wonosalam, Demak.

Kegiatan program KKN tersebut berlangsung selama 45 hari di rumah masing-masing. Dikarenakan adanya pandemi Covid-19 hingga sekarang ini. Sehingga menjadikan kegiatan KKN kali ini lebih dominan di rumah, untuk mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

Salah-satu Mahasiswa KKN UIN Walisongo, Anik Maryati mengatakan, untuk menunjang program kerjanya tersebut tetap dengan melibatkan warga di sekitar rumah, terutama ibu-ibu. Dengan melakukan penanaman pohon di wilayahnya.

“Dalam melakukan KKN kali ini dengan melibatkan bantuan dari masyarakat dan warga sekitar dalam menunjang proker KKN saya, yaitu ibu-ibu sekitar rumah. Tetapi yang dijadikan patokan KKN kali ialah bagaimana kita harus tetap melakukan kegiatan namun tidak lupa dengan taat akan protokol kesehatan,” katanya, Selasa (24/8/2021).

Mahasiswa Semester 7 Jurusan Ilmu Politik Fisip UIN Walisongo ini berharap, dengan penanaman pohon di sekitar tempat tinggalnya, ini bisa menambah asri lingkungan dan memberikan manfaat untuk menambah kesejukan serta membuat udara makin bersih.

“Semoga dengan penanaman pohon yang saya lakukan di desa saya, dapat diambil sisi positifnya. Karena banyak sekali manfaat dengan penanaman pohon ini bisa memperindah lingkungan dan mencegah banjir, “paparnya.

Dalam sambutannya, Ketua PKK, Yuli mengucapkan terima kasih atas program kerja Mahasiswa KKN UIN Walisongo, khususnya kepada Anik Maryati. Di mana kegiatan penanaman pohon sangat berguna bagi lingkungan sekitar.

“Saya berharap dengan penanaman pohon kali ini lingkungan kita tetap asri. Semoga nantinya pohon tersebut dapat tumbuh subur, mengingat karena sekarang banyak sekali lahan warga yang jarang ditumbuhi oleh pepohonan justru dikesampingkan dengan pembangunan rumah dan bangunan,” pungkasnya.(HS)

Share This

Izin Liga 1 dan 2 Keluar, Begini Persyaratannya

KN 3 Bengkel Pandai Besi Melegenda di Kota Semarang yang Nyaris Terlupakan