in

Perolehan Zakat di Jepara Kurang dari Target, Baznas Sosialisasi pada ASN

Sosialisasi Peran ASN dalam Menunaikan Zakat Melalui Baznas di Pendopo Kartini Jepara. (Foto : Jepara.go.id)

 

HALO JEPARA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jepara, menggelar Sosialisasi Peran ASN, Dalam Menunaikan Zakat Melalui Baznas di Pendopo Kartini Jepara, Kamis (28/7/2022). Kegiatan tersebut untuk meningkatkan kesadaran ASN membayar zakat.

Hadir dalam acara tersebut, Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta, Sekertaris Daerah Jepara Edy Sujatmiko, Direktur Pengumpulan Baznas Republik Indonesia Fitiansyah Agus Setiawan, Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah KH Ahmad Darodji, Ketua Baznas Jepara Ir Sholih, Ketua MUI Jepara Mashudi, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Kepala Puskesmas Se Kabupaten Jepara serta Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Jepara.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kartini Jepara ini diikuti 155 peserta, terdiri atas instansi pemerintah kabupaten, instansi pendidikan, dan instansi kecamatan.

Dalam laporannya Ketua Baznas Jepara, Ir Sholih mengatakan perolehan zakat di Kabupaten Jepara baru mencapai Rp 3,5 miliar, padahal potensi zakat untuk ASN di Jepara bisa mencapai Rp 19 miliar.

“Semoga dengan sosialisasi ini, para ASN mengetahui tentang zakat dan mulai bulan dapat membayar zakat seluruhnya,” kata Sholih, seperti dirilis jepara.go.id.

Sementara itu Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta dalam sambutannya mengatakan, penduduk Jepara saat ini sekitar 1,2 juta orang, dan 90 persen di antaranya beragama Islam.

Jumlah ASN di Jepara 7.000 lebih dan 1.800 P3K. Zakat yang ada di Jepara baru Rp 3,5 miliar yang seharusnya Rp 19 miliar.

“Ini menunjukkan bahwa belum semua khususnya ASN memberikan zakat yang ada kepada Baznas,” kata Edy.

Ia menambahkan, peran Baznas harus terus diperkuat, ASN harus terus di dorong dan diberikan pemahaman bahwa zakat adalah kewajiban dan bisa disalurkan melalui Baznas.

“Hari ini kami mendorong kepada seluruh Perangkat OPD, Kepala Puskesmas, Camat diwilayah masing-masing gerakkan kewajiban zakat,” ungkapnya.

Edy berpesan, Baznas agar senantiasa bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mengawal pengelolaan zakat yang berasaskan syariat Islam, amanah, kemanfaatan, keadilan, kepastian hukum, terintegitras, dan akuntabel.

“Zakat kita tingkatkan agar angka kemiskinan di Jepara bisa berkurang, semoga Baznas Jepara lebih maju lagi,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama Edy Supriyanta menyerahkan secara simbolis piagam penghargaan kepada OPD teladan wajib zakat. (HS-08)

Bupati Semarang Imbau Pejabat Fungsional Jalin Koordinasi Antarunit

Bakal Gelar Kejurkab, FOPI Jepara Minta Dukungan Bupati