in

Perlu Kontribusi Seluruh Stakeholder untuk Kembangkan Budidaya Vaname di Cilacap

Peresmian budi daya tambak udang vaname, di Desa Babakan, Kecamatan Kawunganten. (Foto : Cilacapkab.go.id)

 

HALO CILACAP – Kabupaten Cilacap memiliki potensi luar biasa, untuk sektor perikanan budi daya, khususnya udang vaname. Namun untuk membangun potensi tersebut, dibutuhkan kontribusi seluruh stakeholder.

Hal itu disampaikan Staff Khusus Wakil Presiden Bidang Ekonomi dan Keuangan, Lukmanul Hakim, saat meresmikan budi daya tambak udang vaname, di Desa Babakan, Kecamatan Kawunganten, Jumat (17/9).

Peresmian dihadiri Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, bersama unsur Forkopimda, PT Perhutani KPH Banyumas, Forkopimcam, Pemerintah Desa Babakan, dan undangan lain.

“Di tengah pandemi Covid-19, dibutuhkan kebersamaan dalam pembangunan. Di Cilacap, sektor perikanan budi daya udang vaname, memiliki potensi yang luar biasa,” kata Lukman, seperti dirilis Cilacapkab.go.id.

Program penguatan ekonomi berbasis kerakyatan ini, didasari atas komitmen kemandirian ekonomi, sebagai kunci kesejahteraan, sesuai potensi wilayah masing-masing.

Ketua Tim Pendamping Budidaya Udang Vaname, Gilang Sakti Perdana berharap, pembangunan ekonomi tidak hanya menjadi slogan di setiap siklus pemerintahan. Harus ada gerakan nyata yang hadir di masayrakat.

“Seperti halnya di pesisir Cilacap ini, udang vaname menjadi komoditas yang menjanjikan. Namun suplai udang vaname masih jauh dari permintaan pasar”, kata Gilang.

Budidaya tambak udang tersebut dikelola oleh kelompok masyarakat, di atas lahan PT Perhutani. Dari total lahan Perhutani di Kabupaten Cilacap seluas 108.142,94 hektar, sebagian lahan tersebut dipercayakan kepada kelompok masyarakat untuk dikelola menjadi lahan produktif, salah satunya budidaya tambak udang ini.

“Perhutani berkomitmen mendukung peningkatan ekonomi kerakyatan, melalui naskah-naskah kesepakatan pengelolaan lahan Perhutani, guna mewujudkan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir“, jelas ADM Perhutani KPH Banyumas, Toni Kuspuja .

Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman menjelaskan, Kabupaten Cilacap memiliki berbagai potensi sumber daya alam yang dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat. Demikian juga dengan udang vaname. Sebagai wilayah pesisir dengan garis pantai lebih dari 170 Km, udang vaname berpotensi menjadi salah satu penunjang pengembangan ekonomi kerakyatan.

“Kabupaten Cilacap memiliki empat potensi industri besar, salah satunya pangan pertanian dan perikanan udang vaname. Kami optimistis udang vaname bisa berkembang guna menghadirkan kemandirian ekonomi,” tegas Wabup. (HS-08)

Share This

Gelar Festacap 2021, Mahasiswa Cilacap Perkenalkan Seni Budaya dan Sejarah Cilacap

Sempat Alami Kendala Teknis Secara Nasional, Tes CASN Kembali Dilanjutkan