in

Perkosa Wanita Yang Baru Dikenal, Seorang Satpam Di Bandungan Ditangkap Polisi

Ilustrasi pemerkosaan.

 

HALO SEMARANG – Seorang satpam di Bandungan diamankan kepolisian lantaran melecehkan seorang wanita yang baru ia kenal, bahkan memperkosanya di Vila Bandungan, Kabupaten Semarang pada Kamis (22/7/2021) sekira pukul 04.00 WIB.

Diduga aksi pemerkosaan ini terjadi setelah korban dan pelaku selesai pesta minuman keras.

Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo menjelaskan, awal mulanya teman korban berinisal Y menemui pelaku GVY di Pos Satpam yang sedang bertugas. Kemudian pelaku mengajaknya untuk iuran membeli minuman keras.

Usai membeli minuman keras, mereka kemudian menikmatinya bersama-sama di pos satpam tempat pelaku bekerja. Tak lama kemudian, sekira setengah jam berlalu, korban berinisal DP, warga Ungaran Barat Kabupaten Semarang, yang merupakan teman Y datang dan ikut minum minuman keras tersebut.

Korban lalu meminta agar pesta minuman keras dilanjutkan di Kamar Villa, namun Y tidak mau. Setelah itu, pelaku meminta Y untuk mengantar korban pulang, namun ditolak dengan alasan ingin istirahat dulu.

“Setelah itu pelaku menghubungi penjaga villa di Bandungan, untuk meminjam satu kamar yang beralasan untuk digunakan salat dan diperbolehkan,” ujar kapolres saat konferensi pers seperti rilis yang diterima Rabu (8/9/2021).

“Setelah mendapatkan kamar, mereka bergegas mendatangi kamar di villa tersebut kemudian memesan seafood untuk dimakan bersama di kamar melalui aplikasi ojek online,” katanya.

Tak berapa lama, peserta pesta miras tersebut membersihkan lokasi dan membuang sampah, namun Y tidak kembali dan tersisa pelaku dan korban di dalam kamar tersebut.

“Saat berdua itu, dimanfaatkan pelaku untuk menyetubuhi korban. Lalu korban yang tersadar, menanyakan temannya yang ternyata sudah pergi. Lalu korban mengenakan pakaian dan meninggalkan villa tersebut,” jelasnya.

Korban pun akhirnya melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Polisi kemudian menangkap pelaku, atas dugaan pemerkosaan.

Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo mengungkapkan pelaku dan korban tidak saling kenal dan pelaku melakukan hal tersebut dikarenakan nafsu dan mabuk berat.(HS)

Share This

Menteri PANRB Minta Instansi Pemerintah Gunakan Aplikasi Peduli Lindungi

Waspadai Varian Mu, Kemenhub Perketat Bandara dan Pelabuhan