Peringati Isra Mi’raj, Hartopo Ajak Tingkatkan Keimanan Dan Ketaqwaan

Peringatan Isra Mi’raj oleh Pemkab Kudus, digelar di Pendopo Kabupaten Kudus, melalui zoom meeting dan live streaming. (Foto : Pemkab Kudus)

 

HALO KUDUS – KH M Yusuf Chudori pengasuh ponpes API Tegalrejo Magelang, mengajak umat Islam untuk tetap beraktivitas dalam masa pandemi Covid-19 ini. Namun demikian aktivitas tersebut harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan KH M Yusuf Chudori, ketika menyampaikan tausiah dalam Peringatan Isra Mi’raj yang digelar Pemkab Kudus, di Pendopo Kabupaten Kudus.

“Aktivitas kita harus selalu berjalan dan berimbang, baik aktivitas kepada manusia maupun aktivitas kepada Allah Yang Maha Esa. Namun karena masih dalam masa pandemi, penerapan protokol kesehatan tetap kita perhatikan dan utamakan,” kata dia, seperti dirilis laman Pemkab Kudus, Jumat (12/3).

Lebih lanjut Yusuf Chudori mengatakan bahwa Isra Mi’raj merupakan awal mula Nabi menerima Wahyu, untuk bekal dakwah kepada umat Islam di dunia.

“Nabi menerima Wahyu dari Allah langsung tanpa perantara, yakni sholat 5 waktu sebagai tolak ukur keimanan dan ketaatan manusia kepada Penciptanya,” tuturnya.

Seperti diketahui, Isra Mi’raj merupakan peristiwa penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Saat itu Nabi Muhammad SAW mendapat tugas mulia dari Allah Swt, untuk menempuh perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerussalem, Palestina.

Nabi kemudian menempuh perjalanan dari Masjidil Aqsa menuju langit ke tujuh, dilanjutkan ke Sidratul Muntaha, untuk mendapat berbagai perintah mulia untuk perjalanan dakwahnya.

Peristiwa penting ini, kemudian diperingati oleh umat muslim setiap 27 Rajab.

Peringatan Isra Mi’raj oleh Pemkab Kudus, digelar di Pendopo Kabupaten Kudus, melalui zoom meeting dan live streaming.

Hadir dalam acara itu, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo didampingi Hj Mawar Hartopo, beserta Unsur Forkopimda, Sekda Kudus, para asisten Sekda, kepala OPD, dan para ulama, Kamis (11/3).

HM Hartopo dalam, sambutanya mengucapkan selamat datang kepada KH M Yusuf Chudori, selaku pengasuh Ponpes Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo Magelang.

“Sugeng rawuh KH M Yusuf Khudori selaku pengasuh Ponpes API Tegalrejo Magelang. Semoga tausiah yang panjenengan sampaikan memberikan manfaat sebesar-besarnya pada peningkatan kualitas keimanan kita,” kata dia.

Isra Mi’raj mengambil tema “Dengan memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H, kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan dalam rangka mencetak generasi sehat, kuat, produktif, cerdas, yang berakhlakul karimah”.

“Mengenai pengambilan tema dalam Isra Mi’raj ini kita berharap dapat memberikan support kepada masyarakat bahwa walaupun ditengah pandemi saat ini, aktivitas masyarakat tetap produktif serta dapat berjalan dengan lancar dan mengutamakan kesehatan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan, itu harapan kami,” jelasnya.

Hartopo juga mengatakan bahwa bentuk ketaqwaan terhadap Sang Pencipta dapat dilihat dari seberapa taatnya seseorang terhadap perintah-Nya untuk melaksanakan kewajiban dalam beribadah.

“Sholat adalah tiang agama, oleh karena itu sangat penting dan berpengaruh dalam kehidupan kita, karena dengan sholat kita dapat mengukur seberapa tebal keimanan dan ketaatan kita terhadap Allah, Oleh karena itu jadikanlah sholat sebagai kebutuhan yang harus kita penuhi, jangan hanya dipandang sebagai penggugur kewajiban saja,” pesannya.

Lebih lanjut, Hartopo mengatakan bahwa Hablum Minallah Wa Hablum Minannas harus selalu dijaga, karena hal itu dapat menjadi cerminan akhlak manusia.

“Hablum Minallah Wa Hablum Minannas dapat diartikan menjaga hubungan baik kita kepada Allah dan menjaga hubungan baik kepada manusia. Jika kita bisa menjaga hubungan baik dengan Allah dengan menjalankan segala perintahnya, maka otomatis kita juga dapat menjaga hubungan baik kepada sesama manusia,” kata dia.

Di sela-sela acara H M Hartopo berkesempatan memberikan zakat, infaq, dan sedekah dari Baznas Kabupaten Kudus, sebagai stimulus penerima manfaat modal usaha produktif dan penerima manfaat renovasi rumah tidak layak huni. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.