in

Peringati HUT RI, Desa Sriwangu Temanggung Gelar Pentas Seni

Pertunjukan kesenian di Dusun Ploso, Desa Sriwungu, Kecamatan Tlogomulyo, Sabtu (20/8/2022). (Foto : temanggungkab.go.id)

 

HALO TEMANGGUNG –  Beragam kesenian tradisional seperti Jaran Kepang Wahyu Turonggo Waringin, Warokan, Turonggo Seto, dan berbagai macam kesenian lain, ditampilkan dalam Pentas Seni di Dusun Ploso, Desa Sriwungu, Kecamatan Tlogomulyo, Sabtu (20/8/2022).

Dalam sambutannya pada perayaan HUT Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia itu, Bupati Temanggung, HM Al Khadziq mengatakan masyarakat Temanggung sangat erat dengan kegiatan kesenian dan kebudayaan.

Maka dari itu dia mengajak masyarakat, untuk tetap merawat budaya yang dapat menciptakan kerukunan dan gotong-royong di lingkungan masyarakat.

Monggo sambi kito nguri-uri, amargi kanthi kesenian meniko, saget dadosaken bebrayaning sedoyo masyarakat tambah kraket, tambah paseduluranipun. (Mari kita lestarikan, karena dengan berkesenian, dapat hubungan masyarakat semua makin erat, tambah persaudaraannya). Masyarakat Temanggung tidak bisa dipisahkan dari kesenian dan kebudayaan,” kata dia, seperti dirilis temanggungkab.go.id.

Untuk diketahui, Sriwungu adalah satu dari 12 desa di Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung. Desa ini berada di ketinggian 725 meter dari permukaan laut, berjarak 3 kilometer dari ibu kota Kecamatan Tlogomulyo, dan 6,4 kilometer dari ibu kota Kabupaten.

Dengan luas 134 hektare, di wilayah ini terdapat sawah seluas 69,45 hektare dan lahan bukan sawah 61 hektare.

Dari Lahan sawah bukan sawah, dipergunakan untuk bangunan; pekarangan; ladang, tegalan, atau huma; kolam empang; hutan rakyat, dan lahan lainnya.

Di Desa Sriwungu, terdapat 7 dusun, terdiri atas 5 rukun warga (RW), 20 rukun tetangga (RT), dan 518 rumah tangga. Jumlah penduduk 2.055 jiwa, terdiri atas 1.020 jiwa laki-laki dan 1.035 jiwa perempuan.

Penduduk usia 10 tahun ke atas, bermatapencaharian petani tanaman pangan, industri pengolahan, bangunan, pedagangan, hotel dan rumah makan, jasa-jasa dan lainnya.

Untuk sumber air minum, berasal dari sumur dan mata air. Adapun untuk penerangan 523 menggunakan PLN dan menggunakan penerangan lainnya.

Tanaman pangan yang dikembangkan di desa ini adalah padi, jagung dan ketela pohon.

Tanaman sayuran yang dikembangkan, berupa cabe. Buah-buahan yang dikembangkan adalah rambutan, durian, mangga, salak, pisang dan pepaya. Adapun tanaman perkebunan yang dikembangkan, berupa tembakau, kopi dan kelapa.

Ternak yang dikembangkan di desa tersebut berupa sapi, kambing atau domba, ayam bukan ras, dan itik. (HS-08)

Menjelang Purnatugas, Bupati Pati Boyongan ke Kediaman Pribadi di Desa Raci

Ratusan Kendaraan Hias Meriahkan Karnaval HUT RI di Banyumas