in

Peringati Hari Jamu Nasional, Bupati Sukoharjo Minta Pelaku Usaha Jaga Kualitas

Bupati Sukoharjo Hj Etik Suryani SE MM, ketika meninjau stan bazar yang digelar Pemkab Sukoharjo, di halaman Pemkab, Kamis (27/5). Bupati hadir bersama Wakil Bupati, Drs H Agus Santosa dan Sekda, Widodo. (Foto : Sukoharjokab.go.id)

 

HALO SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo Hj Etik Suryani SE MM, meminta para pelaku usaha jamu, untuk menjaga kualitas. Mereka tidak boleh mencampur jamu produksinya dengan bahan kimia dan obat.

Penegasan itu disampaikan Bupati Sukoharjo Hj Etik Suryani SE MM, ketika meninjau stan bazar yang digelar Pemkab Sukoharjo, di halaman Pemkab, Kamis (27/5). Bupati hadir bersama Wakil Bupati, Drs H Agus Santosa dan Sekda, Widodo.

Bazar yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jamu Ke-13 tersebut, diikuti peserta terbatas karena masih dalam situasi pandemi corona.

“Saya selalu berpesan pada pelaku usaha jamu, untuk menjaga dan meningkatkan kualitas produk jamunya. Jangan sampai, jamu yang notabene untuk kesehatan, untuk meningkatkan imun sehari-hari, tapi dicemari dengan bahan-bahan kimia berbahaya,” pesan Bupati, seperti dirilis Sukoharjokab.go.id.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan Pemkab berkomitmen untuk mengembangkan dan memberdayakan pelaku usaha jamu.

“Sukoharjo dikenal sebagai sentra industri jamu, potensi yang luar biasa ini harus didukung semua elemen masyarakat. Pemkab juga berkomitmen untuk memberdayakan usaha jamu khususnya UMKM,” kata dia.

Bupati mengatakan, saat ini produk jamu sudah naik level, karena tidak hanya yang pahit, tetapi sudah ada diolah dengan berbagai macam varian dan rasa.

Ada jamu yang dipadu dengan susu, teh, kopi, dan lainnya. Bupati berharap usaha jamu khususnya UMKM di Sukoharjo semakin meningkat.

Dalam upaya memberdayakan UMKM jamu, lanjut Bupati, dirinya sudah membuat kebijakan yang mewajibkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melaksanakan rutinitas minum jamu setiap Jumat. Selain OPD, budaya minum jamu tersebut juga diberlakukan untuk BUMD dan juga kalangan swasta.

“Seperti hotel di Sukoharjo untuk “welcome drink”, bisa menyajikan jamu. Semua pihak harus mendukung jamu agar pelaku UMKM jamu semakin berkembang,” tegasnya. (HS-08)

Share This

Bupati Sukoharjo Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

PHDI Klaten Gelar Regenerasi Pengurus