Peringati Amal Bakti, Kemenag Kabupaten Sragen Berbagi pada Masyarakat

Hari Amal Bakti (HAB) Ke-75 Kementerian Agama untuk tingkat Kabupaten Sragen, diisi dengan pemberian bantuan untuk masyarakat. (Foto : Sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Ke-75 Kementerian Agama Republik Indonesia, secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan peringatan, antara lain diisi dengan upacara di halaman kantor Kantor Kemenag Sragen, Selasa (05/01) dan hanya diikuti pegawai instansi tersebut.

Selain itu Kemenag juga memberikan bingkisan dan bantuan kepada masyarakat.

Ketika membacakan sambutan Menteri Agama RI, Kepala Kemenag Sragen, Hanif Hanani selaku inspektur upacara mengatakan peringatan HAB ini mengusung tema “Indonesia Rukun”.

Hal ini sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama, sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju.

Dijumpai seusai upacara, Kepala Kemenag Sragen, Hanif Hanani menyampaikan bahwa peringatan HAB ke-75 Kemenag RI tingkat Kabupaten Sragen ini, dilaksanakan berbeda dibanding tahun sebelumnya. Hal ini karena Indonesia masih berada dalam pandemi Covid-19.

“Kami bikin lebih sederhana, tetapi tidak mengurangi kekhidmatan dari Hari Amal Bakti ke-75,” seperti dirilis Sragenkab.go.id.

Rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak 28 Desember 2020 lalu, yakni menyelenggarakan sepeda santai, oleh KUA dan madrasah masing – masing Kecamatan.

Sehari kemudian digelar potong rambut gratis bagi karyawan, dilanjutkan dengan membagikan 200 nasi box, untuk warga kurang mampu di sekitar kantor Kemenag Sragen

Selanjutnya 30 Desember 2020, kegiatan gowes Amal Bakti dengan membagikan 120 paket sembako, di sepanjang jalan yang dilalui. Adapun pada Senin (4/01), dilaksanakan baksos donor darah, diikuti oleh 75 orang karyawan.

“Gowes pun kita tidak berhadiah seperti biasanya. Tetapi kami berbagi paket sembako untuk warga,” kata dia.

Kemenag juga membagikan ratusan bingkisan sembako untuk warga sekitar, termasuk tukang parkir, pedagang kaki lima (PKL), tetangga kurang mampu, dan paguyuban ojek online.

Selain itu juga diberikan pula modal usaha untuk 27 pedagang kecil dan karyawan, senilai Rp 1.500.000 per orang.

Sementara, menurut Ketua Panitia Hari Amal Bakti ke-75 Kantor Kemenag Sragen, Khumaidin mengatakan jika peringatan HAB ke-75 banyak masyarakat yang terdampak covid-19. Sehingga kantor Kemenag Sragen lebih memaknainya dengan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam HAB tahun ini, menurut dia tidak ada kegiatan seremonial yang mengundang massa. Walau demikian, kegiatan yang digelar lebih mengena dan bermanfaat untuk masyarakat. Dengan demikian masyarakat sekitar akan merasakan kehadiran Kementerian Agama di Sragen.

“Insya Allah konsep yang lain akan kami cari lagi untuk inovasi-inovasi baru. Jadi selama kami ada, keberadaan kami harus bisa dirasakan masyarakat. Profesional yang andal, visi kita bukan hanya menyelesaikan masalah, tapi juga bisa mengayomi masyarakat. Tidak hanya sekadar narasi atau retorika, tetapi kami juga memberikan bukti secara langsung,” tutupnya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.