Peringatan Hari Anak Nasional di Kota Semarang Dilaksanakan Secara Online

Peringatan Hari Anak Nasional yang dilaksanakan secara online di Situation Room Balai Kota Semarang, Kamis (23/7/2020).

 

HALO SEMARANG – Rangkaian acara Hari Anak Nasional 2020 Kota Semarang telah dimulai sejak tanggal 14 Juli 2020 lalu. Berbagai rangkaian acara telah digelar, mulai dari talkshow radio dan TV, serta lomba untuk anak usia SD dan SMP.

Sedangkan puncak acara dilaksanakan Kamis (23/7/2020) dan dipusatkan di Situation Room Balai Kota Semarang.
Acara puncak diramaikan dengan Pentas Daring dengan tema “Menjadi Hebat bersama Generasi Baru”.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Mukhamad Khadik menyampaikan, bahwa Pentas Daring ini dipersembahkan untuk memberikan ruang partisipasi anak-anak di Kota Semarang pada masa pandemi.

Dikatakan, peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2020 ini memang berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

Untuk mematuhi protokol kesehatan, maka acara ini diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh 180 SMP, 160 SD, MI dan MTs se-Kota Semarang, panti asuhan, komunitas pendamping anak jalanan, komunitas pendamping anak difable dan stakeholder lain.

Ada sekitar 500 anak yang mengikuti secara daring melalui aplikasi Zoom. Acara ini juga diputar live melalui Youtube Chanel Pemerintah Kota Semarang, sehingga semua masyarakat di Kota Semarang bisa menyaksikan kemeriahan acara.

Dalam acara ini juga mengundang aktor senior Nicholas Saputra yang bertindak sebagai Duta Nasional Unicef Indonesia.

“Pemerintah Kota Semarang tidak akan berhenti untuk memberikan pemenuhan hak anak meski di masa pandemi,” ujarnya di sela-sela acara.

Diharapkan dengan digelarnya rangkaian Hari Anak Nasional Kota Semarang Tahun 2020 ini, akan menjadi semangat baru bagi para generasi muda itu.

Direktur Yayasan Anantaka, Tsaniatus Solihah, yang menjadi inisiator acara memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Semarang atas komitmennya terhadap pemenuhan hak anak.

“Pemerintah bertanggung jawab penuh terhadap pemenuhan hak anak di Kota Semarang. Tentunya hal ini juga membutuhkan partisipasi banyak pihak dalam mewujudkannya. Hari Anak Nasional Kota Semarang inilah salah satu wujud dari komitmen pemerintah dan partisipasi berbagai pihak dalam rangka pemenuhan dan perlindungan anak,” jelasnya.

Ada berbagai penampil yang dihadirkan mulai dari pentas seni, pentas musik, stand up comedi, story telling dan banyak lagi yang disuguhkan baik secara off line di Situation Room atau pun pentas daring dari masing-masing sekolah.

Dalam kesempatan ini perwakilan forum anak Kota Semarang juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pesan langsung kepada Wali Kota Semarang tentang situasi anak-anak di Kota Semarang.

Pesan yang diberi nama “suara anak” ini adalah suara hati anak-anak Kota Semarang yang telah dihimpun oleh Forum Anak Kota Semarang untuk disampaikan kepada pemerintah.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.