in

Performa dan Hasil Akhir yang Tak Berbanding Lurus

Graham Potter/dok

HALO SEMARANG – Performa bagus Chelsea saat menjamu Aston Villa ternyata tak membuahkan hasil positif.

The Blues kalah 0-2 dalam lanjutan Liga Primer Inggris 2022-2023 di Stamford Bridge, London, Minggu (2/4/2023) dini hari WIB.

Graham Potter, manajer Si Biru, sekali lagi dibikin galau.

Dominasi timnya di atas lapangan ternyata berbanding terbalik dengan skor akhir.

Chelsea melepaskan 27 tembakan dengan delapan mengarah ke gawang.

Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat klub London ini gagal mencetak gol.

Potter menilai timnya sudah tampil maksimal.

’’Ada banyak hal bagus dalam permainan, banyak peluang dan tembakan saat menyerang. Namun, kami gagal menghasilkan gol. Itu sungguh mengecewakan kami semua,’’ ungkap Potter seperti dikutip dari BBC Sport.

Kekalahan ini membuat Chelsea masih belum bisa lepas dari tren buruk dalam beberapa laga terakhir.

The Blues saat ini berada di papan tengah dalam klasemen sementara Premier League.

Dari 28 pertandingan, Mateo Kovacic dan kolega baru mengoleksi 38 poin.

Si Biru hanya mampu berada di posisi ke-11.
Upaya untuk menapak naik selalu terhambat oleh penyelesaian akhir yang buruk.

Pasukan arahan Potter sepertinya susah untuk finis di urutan empat besar.

Chelsea berharap bisa membuat kejutan di Liga Champions.

Pada perempat final mereka akan menghadapi juara bertahan Real Madrid, 13 April mendatang. (HS-06)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Senin (3/4/2023)

Siap Hadapi Si Serigala, Eh Dapat Lawan Lain